Fortune Cookies - Bonus Chapter

8.2K 442 66
                                        

(Author's POV)

Pagi ini Eren mendapat sebuah tawaran pekerjaan menjadi brand ambassador, tentu saja ia akan menerima tawaran tersebut. Terlebih sekarang ia adalah tulang punggung dari keluarga barunya.

Tak lama setelah ia bersiap ia pun berpamitan dengan sang istri tercinta dan momongan yang berada dalam kandungan istrinya.

"Hello dear sweet baby, It's daddy. Papa pergi kerja dulu ya, kamu jaga mama, jangan ngerepotin mama mu ya? Love you baby!~ ", ucap Eren sambil menempelkan telinganya ke perut Levi yang sudah mulai membesar dan mengelusnya lembut.

Perlu kalian ketahui sekarang Levi sedang hamil 7 bulan, namanya juga lagi hamil ya pasti ada yang namanya ngidam dong. Untungnya Levi kagak ngidam yang aneh-aneh gitu kek makan beling, minum solar.ㅡ Ya paling Levi suka minta Eren cariin dia lemon, mangga muda, teh starbucks, pokoknya yang manis-manis deh. Padahal dia kaga suka manis, yang mau kan si jabang bayinya, jadi no komen. Mau ga mau kudu di turutin! Kalo kaga ntar dede nya ileran :(
Soal kapan brojolnya dokter bilang sekitar bulan July  yang masih dua bulan lagi.

"ㅡEren, Armin sudah menunggumu itu. "

"Iya sayang, aku tau.ㅡ Jaga baik-baik anak kita ya, sayang? Kamu juga baik-baik di rumah ya selagi aku pergi. Jangan kecapekan, hubungi aku kalau terjadi sesuatu atau kamu mau sesuatu untuk bayi kecil kita ini. " ujar Eren masih mengelus perut besar Levi.
Levi yang sebenarnya tak ingin Eren pergi pun hanya bisa tersenyum tipis.
Ia ingin sekali menghabiskan waktunya seharian bersama suaminya itu.
Karena entah mengapa setelah mereka mengetahui bahwa terdapat malaikat kecil yang tinggal di rahim Levi, Eren malah semakin banyak mendapat tawaran kerja, sehingga waktu mereka bersama terpotong.
Apakah ini yang namanya rejeki atau apa? Rejeki lah ini mah.

"ㅡBaiklah Levi-san, aku pergi dulu ya. " satu kecupan lembut di dahi Levi pun menjadi perpisahan kecil pagi itu.
"Tak bisakah kau pulang lebih awal? ", tanya Levi cemberut.

Eren gemas melihatnya, ingin ia peluk erat tubuh istrinya namun ia ingat kalau di perut istrinya masih ada jabang bayi yang menjadi saksi bisu kemesraan keduanya, jadi ia hanya memeluk istrinya dengan pelukan hangat yang juga dibalas olehnya.

"Sayang, aku juga ingin pulang lebih awal hanya saja terkadang jadwal syuting ku tak menentu. Tapi akan ku usahakan untuk bicarakan dengan Mikasa agar mengizinkan ku pulang awal, ok? "

"Hmph!ㅡ kau tak kasihan dengan anakmu karena ditinggal pergi mulu papanya? "//aw aw aw! Manjanya keluar tuh >///<

Eren benar-benar gemas dengan kelakuan manja dari istrinya itu, ia benar-benar tak menyangka bahwa Levi bisa jadi sangat manja bersamanya terutama ketika sedang bunting anak pertama mereka.

"Aduduh!~ manjanya~ siapa sih yang sebenarnya ingin aku pulang awal hmm? ", Eren gemas lalu mendusel kan pipinya ke kepala Levi sesekali mengecup ujung pelipisnya.

"Dua-duanya! "

Aih imut nya!!! GemeZ tau gak?!

Levi pun mengantar suaminya itu sampai kedepan pintu rumah mereka tak lupa memberikan bekal makan siang untuk suami tercinta, lalu melambaikan tangannya pada sang suami. Sesekali suaminya memberikan flying kiss yang juga dibalas olehnya dengan cara seperti sedang menangkap flying kiss itu kemudian menempelkan di dada kirinya.//aduduh to twiit~

Setelah mobil yang ditumpangi suaminya tak terlihat lagi, ia pun kembali ke dalam dan segera memulai aktivitas seperti yang biasa ia lakukan, apalagi kalau bukan bersih-bersih?

[ERERI] - Fortune Cookies - (Completed)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang