Selain genre Romance yang bikin geleng-geleng kepala, kepala ayam. Ada juga genre random yang lebih bikin geleng-geleng kepala, kepala sapi. #ditabokmassa
Setiap aku ngecek ke sana buat melihat apa JB bisa tembus ke sana, pasti banyak sekali cerita yang seharusnya tak diletakkan di sana. Dan, itu bikin aku pengen nyeruput indomie soto padang yang baru aku masak. #plak
Kira-kira apa yang membuat penulis bisa salah genre seperti itu?
Apa karena mereka mengira bahwa ceritanya acak, ada romance, ada humor, ada action, lalu mereka mengartikan bahwa cerita mereka lebih layak di genre random?
Apa karena cepat dapat rank bila meletakkan ceritanya di random?
Apa persaingan di genre lain sangat banyak sehingga memilih untuk meletakkan ceritanya di random?
Atau?
Apakah JB lovers punya alasan lain yang lebih masuk akal?
Aku berharap para penulis itu cepat sadar bahwa mereka salah genre, karena itu benar-benar mengganggu dan bikin gak nyaman.
Atau, semoga saja ada yang tanggap untuk menangani kasus ini.
KAMU SEDANG MEMBACA
Jangan Baper 2
RandomIsinya tidak jauh-jauh dari yang sebelumnya. ATTENTION!! Please, do not baper when you going to read this. Cukup baper saja dengan dia yang banyak-banyak memberimu warna. Enjoy!
