Satya sampai di UKS.Satya memasukin UKS dan membaringkan tubuh Amara di kampus.Satya memandang Amara dan mengelus rambut panjang Amara.
"Amara,Kenapa sich nasib lo begini benar,3 hari yang lalu lo dijual oleh nyokap lo ke gue,Lo di bully sama semua mahasiswa dan mahasiswi di kampus ini dan Lo kemarin hampir di renggut keperawanannya sama si Bajingan itu,Lo cantik Amara,Cantik kayak bidadari gue pengen banget nyatain perasaan gue ke lo dan jadi teman hidup lo,Tapi gue nggak tau lo mau atau tidak" Ucap Satya.
"Semoga engkau bidadari seperti
Khayalanku selama ini.
Semoga engkau bidadari seperti
Kudamba selama ini yang dulu
Temani hanyalah untuk diriku
Menjelma menjadi kekasih di dalam hidupku"
Satya bernyanyi sambil berjalan.Satya berdiri membelakangin Amara yan berjalan menuju Satya sambil tersenyum.Amara di berada di belakang Satya.Amara tersenyum.
"Ku tak tau ku tak tau ku tak tau
Hoo aku bukanlah bidadari
Seperti khayalanmu selama ini
Aku bukanlah bidadari
Seperti yang kau damba selama ini
Diriku yang pernah membuat kecewa kamu"
Amara bernyanyi sambil berjalan menghampiri Satya.Amara merentangkan tangannya.Amara memegang kedua tangan Satya.Amara mendekat tubuhnya dengan Satya.Amara membalikkan badannya dan menyandar di tubuh Satya.
"Ku tak tau ku tak tau ku tak tau
Hoooo Ku tak tau"
Satya bernyanyi dan duduk di rumput.
"Maafkan maafkan diriku"
Amara bernyanyi dan menghampiri Satya.Amara duduk di samping Satya.
"Jujurlah jujurlah padaku"
Satya bernyanyi dan memandang Amara.
"Maafkan aku,Karena aku meninggalkanmu"
Amara bernyanyi memandang Satya.
"Tapi sekarang"
Satya bernyanyi dan merangkul pinggang Amara.
"Aku senang,Kepadaku"
Amara bernyanyi dan tersenyum.
"Ku sayang"
Satya bernyanyi.
"Sejujurnya ku juga suka"
Amara bernyanyi dan tersipu
Malu.
"Tapi malu"
Satya bernyanyi dan memeluk Amara.Satya bersiul.Amara dan Satya mengandengan tangan dan berputar.
Satya memandang Amara.
Amara tersadar dari pingsannya.Satya tersenyum melihat Amara sadar.Amara mengingat perkataan Beni yang mengatainya wanita pengoda dan anak pelacur.
"Gue bukan wanita pengoda,Gue nggak mau terlahir jadi anak pelacur" Ucap Amara menangis dan memukul tubuhnya.
Satya terkejut melihat Amara menyakitin dirinya.Amara turun dari kasur UKS.Amara berlari meninggalkan Satya.Satya terkejut.Satya mengejar Amara.
Banyak mahasiswi melihat Amara berlari.
"Eh si pelacur lewat"
"Murahan"
"Jalang"
"Anak haram"
Amara mendengar cacian dan makian setiap hari.Membuatnya hati Amara hancur.Amara berlari menaikin tangga rofftop.Satya mengejar Amara.Satya tidak mempedulikan perkataan mereka.
Amara sampai di roftop.Amara berdiri di atas penyangga rofftop.Amara menangis merentangkan tangannya.Semua mahasiswa dan mahasiswi yang berada di bawah.Memandang Amara yang hendak bunuh Diri.Amara hendak melompat ke bawah.Tapi tubuh di peluk dan di tarik oleh Satya agak menjauh dari penyangga Rofftop.Amara memberontak dari pelukan Satya.
"Lo jangan gila,Amara" Ucap Satya.
"Gue emang gila,Emang gila,Lepasin gue,Gue mau mati" Ucap Amara mendorong tubuh Satya.
Amara hendak berjalan ke penyangga rofftop.Tapi Satya memegang tangan Amara.Amara terjatuh di pelukan Satya.Amara memberontak.Amara menangis.Satya memeluk Amara.Satya menangis.
"Buat apa lo peduli sama gue,Nyokap gue aja nggak peduli sama gue,Malah dia berniat menjual keperawanan gue,Semua orang nggak peduli sama gue,Mereka menganggap gue sampah" Ucap Amara menangis.
"Siapa bilang kalau nggak ada yang peduli sama lo,Gue peduli sama lo Amara" Ucap Satya.
"Apa alasan lo peduli sama gue" Tanya Amara.
"Karena gue mencintai lo Amara" Ucap Satya keceplosan.
Amara terkejut mendengar pernyataan Satya.Amara mendongakkan kepalanya memandang Satya.
"Lo yakin dengan perkataan lo" Tanya Amara.
Satya memegang kedua tangan Amara.
"Gue yakin,Gue mencintai lo Amara,Gue pengen lo jadi pacar gue" Ucap Satya.
"Lo jangan gila Sat,Gue cuman anak pengecut dan Anak haram,Nggak pantas buat jadi pacar lo" Ucap Amara.
"Gue nggak peduli Amara,Mau lo anak pelacur atau pelacur sekali,Gue bakal menerima lo apa adanya,Gue mencintai lo Amara,Lo mau kan jadi pacar gue" Ucap Satya menyatakan cintanya ke Amara.
Amara hanya diam.Amara bingung harus jawab Apa.Dia juga mencintai Satya.Tapi dia takut Satya akan dibenci sama semua orang di kampus.Amara mengganggukkan kepalanya sambil tersenyum.Satya tersenyum senang.Satya memeluk Amara sambil berputar.Amara terkejut.Satya berhenti berputar.Amara merapikan rambutnya panjangnya yang berantakan karena Satya.
"Apa aku boleh mencium ini kamu" Tanya Satya menggunakan tangannya memegang Bibir Amara.
"Boleh" Jawab Amara tersipu malu.
Amara mengalunkan tangannya di leher Satya dan memejam matanya.Satya mendekatin wajahnya dengan Amara.Sekarang hidung Amara dan Satya saling bersentuhan.Amara bisa merasakan deru nafas Satya.
Cup
Satya mencium bibir Amara dan melumat bibir Amara lembut.Amara membalas ciuman Satya dan membalas lumatan bibir Satya lembut.Satya menurunkan wajahnya di leher Amara.Satya menyium aroma leher Amara.
"Apa aku boleh" Tanya Satya terpotong.
"Boleh" Ucap Amara.
Satya tergoda melihat leher Amara yang putih mulus.Satya mengigit leher Amara.Amara kesakitan.Timbul berkas Kiss Mark di leher Amara.
"Makasih sayang" Ucap Satya mencium kening Amara lembut.
Amara tersenyum.Satya memegang rambut panjang Amara dan mengeluarkannya ke depan leher Amara.Untuk menutupin kiss mark di leher Amara.Mereka berpelukan dan tersenyum bahagia.
"Hmmm....
Cinta melekat ke dalam hati
Hai hai i...
Kalau cinta bersambut
Hatiku jadi senang tiada terkira
Hai hai i...
Melambung tinggi rasanya hati
Saat kau terima cintaku
Hai hai i....
Ku merasa dunia seakan milikku
Hai"
Satya bernyanyi dan merangkul bahu Amara dengan tangan kiri dan tangan kanannya memegang dagu Amara.Amara tersenyum.Satya berjalan memutarin Amara.Amara tersenyum.Satya memegang kedua tangan Amara.Mereka berdansa.
"Hmmm......
Lala...lala....Lala...
O O OH....
Lala...Lala....Lala....
A A AH....
Lala....Lala.....Lala...."
Amara bersenadung dan merentangkan tangannya.Amara berputar.
"Berbinar binar semua yang ada
Kupandang jadi indah"
Satya bernyanyi dan merentangkan tangannya.Satya berputar.
"Berbunga bunga hatiku ini
Tiada terlukiskan"
Amara bernyanyi dan menari
di hadapan Satya.Yang akan menghampirinya.
"Ku akui baru kali ini jatuh cinta"
Satya bernyanyi dan berjalan menghampiri Amara.
"Tak pernah merasa seindah hari ini"
Amara bernyanyi dan berlari memegang tangan Satya.
"Cinta bersambut hatiku jadi
Senang tiada terkira
Hai Hai Hai Hai"
Amara dan Satya bernyanyi bersama.Satya memeluk Amara dari belakang.Amara tersenyum.
BERSAMBUNG
Vote And Comment.
KAMU SEDANG MEMBACA
Kesetiaan Cinta {END}
RomanceAmara adalah anak seorang pelacur Masha dan Satya adalah anak yang Bad boy dan suka bikin onar karena hanya mencari perhatian ayahnya yang terlalu sibuk bekerja semenjak meninggalnya ibunya. Saat Masha menjual Amara ke Satya.Untuk direngg...
