Jangan lupa untuk sentuh logo bintang dan jangan lupa tinggalkan komentar sebagai jejak ya!
Terima kasih.
Enjoy part ini.
---------------------------------------------
"Kakak bercanda ya?!"
Hyera menutup kedua telinga nya reflek. Suara teriakan gadis itu benar benar dapat merusak gendang telinga.
Tidak percaya? Coba saja sebut Lisa dengan sebutan 'Cupcake', ia pasti akan meneriaki kalian habis habisan.
Dulu Lisa pernah membuat cupcake, hanya iseng sebenarnya. Umurnya masih 10 tahun waktu itu. Dan tebak saja apa yang terjadi. Lisa membuat neneknya masuk rumah sakit karena dirinya yang menggunakan tepung kadaluwarsa.
Akibatnya, Lisa jadi ditahan setiap ingin pergi ke dapur. Dan kejadian itu benar benar membuat Lisa sedikit trauma dengan apapun yang berhubungn degan cupcake. Sejak saat itu ia jadi tidak percaya diri untuk memasak.
"Jangan berteriak seperti itu, Lalisa. Kau mau jika aku kehilangan pendengaranku?" Ucap Hyera sebal.
Lisa hanya memutar bola matanya malas,
"Jingin birtiriik sipirti itu, lilisi."
"Hei! Jangan mengejekku," Protes Hyera. Lisa hanya tertawa menanggapi itu.
"Tapi, aku serius Lisa. Yang membeli 100 albummu adalah Jungkook. Tanya saja pada sekretarisnya."
Lisa berfikir sejenak,
"Hm, untuk apa ya dia membeli albumku sebanyak itu? Padahal beli satu saja sudah cukup."
Hyera menggelengkan kepalanya,
"Ckckck, kau bodoh apa bagaimana sih?"
"Ck, jangan panggil aku bodoh kak." Protes Lisa dengan mengerucutkan bibirnya.
"Dia membeli semua itu hanya karna satu alasan." Hyera mulai berbisik.
Lisa menatap Hyera penasaran, ia lalu ikut ikutan berbisik seperti Hyera.
"Apa alasannya kak?"
Hyera lalu memelankan suaranya, membuat Lisa semakin penasaran.
"Itu karna--"
Drttt....
Suara dering handphone milik Hyera berbunyi. Hyera lalu mengumpat kecil sambil mengambil benda pipih itu di saku celananya. Lisa hanya tertawa, ia lalu pergi ke sofa dan duduk disana. Ia lalu menyalakan tv dan mulai mencari siaran acara yang kira kira menarik.
"Hei, Lisa. Aku harus pergi ke suatu tempat, kau diam saja di apartement mu. Jangan kemana mana, mengerti?" Ucap Hyera.
Hyera lalu berjalan ke arah sofa, dan segera mengambil tasnya yang terletak di sebelah Lisa. Lisa lalu mengangguk sambil mengisyaratkan 'oke' dengan tangan kirinya. Setelah mengambil semua barangnya, Hyera lalu segera pergi dari Apartement Lisa.
Setelah Hyera pergi, Lisa lalu kembali melanjutkan acaranya menonton televisi. Setelah setengah jam menonton tv, lisa baru tersadar akan sesuatu. Ia lupa mengunci pintu apartement nya.
"Oh iya, aku lupa mengunci pintu." Ucap Lisa lalu menepuk pelan dahinya.
Ia pun segera berjalan ke arah pintu dan menguncinya. Sebelum mengunci pintu, ia memperhatikan keadaan luar apartementnya lewat lubang kecil yang ada di pintu. Setelah memastikan tidak ada orang yang berada di depan pintunya, ia lalu kembali ke tempat nyamannya itu dan melanjutkan aktifitasnya.
Lisa melirik jam dinding, ternyata sudah larut malam. Lisa menghela nafasnya, sebenarnya ia masih ingin menonton tv. Tetapi jika ia tidak pergi ke kamar dan tidur sekarang, maka ia tidak akan fokus menjalani pemotretan esok hari. Mau tidak mau, Lisa harus segera tidur.
KAMU SEDANG MEMBACA
Agoraphobia
Romance#1 In Agoraphobia | Rabu, 15 april 2020 #2 In Xukun #9 In Lalisa #2 In Kunlisa #1 In caixukun Lalisa, Seorang penyanyi yang sedang naik daun ini ternyata mengidap agoraphobia. Karna phobianya ini, ia kerap kali kesusahan berinteraksi terhadap sek...
