1 : My Secret Admirer

34 4 0
                                    

Keyla berjalan di koridor menuju kelasnya, banyak para siswa-siswi yang menyapa dirinya dan direspon dengan senyuman olehnya.

"KEYLA" teriak seorang perempuan dari ujung koridor membuat dia menjadi pusat perhatian.

Keyla memutar matanya malas, dia sangat hafal dengan suara yang menyerupai petasan itu siapa lagi kalau bukan
Anisa Putri Wijaya.

Anisa merangkul bahu Keyla saat dia sudah berada di hadapan Keyla "Nis lo gak bisa apa ya sehari aja tanpa teriak?" Tanya Keyla sinis.

Anisa memamerkan deretan giginya "sehari tanpa teriak itu bagai sayur tanpa garam, hambar"

Keyla berjalan mendahului Anisa, meladeni Anisa sama saja mengerjakan soal kimia, ngenalin banget.

"Keyla tungguin gue dong" teriak Anisa, lagi.

Sepertinya orang sekitar Anisa harus menutup kupingnya agar tidak mengalami gangguan pendengaran.

Sesampai di kelas Keyla langsung mendudukkan dirinya di kursi dan disusul oleh Anisa "Sekarang dapet apa?" Tanya Anisa saat sudah duduk disamping Keyla.

"Buket bunga lili putih sama kotak merah, gue gak tau isinya apa soalnya belum gue buka"

"Gue penasaran deh sama pemgirimnya kira-kira siapa ya? Lo gak nanya sama satpam rumah lo apa?"

Keyla menghela nafas "Udah Nis tapi kata pak satpam kurir yang nganterin sekitar jam 5"

"Kenapa diantara cowok-cowok yang ngasih lo hadiah cuma dia yang gak nunjukin jati dirinya dan lebih mengherankan lagi kenapa dia ngirimin sesuatu yang lagi lo pengen atau lagi lo butuhin" jelas Anisa.

Keyla termenung, benar yang di katakan oleh sahabatnya ini. Gak mungkin kan kalau itu hanya kebetulan? Apa jangan-jangan pengirimnya ada di sekitarnya? "Iya bener kata lo, sumpah gue penasaran banget sama tuh orang, masa sih tuh tau apa yang gue pengen?" Tanya Keyla heran "My Secret Admirer?" Keyla dan Anisa tertawa bersama.

Kring kring

"Ya udah yuk kita ke lapangan sebelum Pak Botak ngamuk-ngamuk" Keyla mengangguk, lalu mereka berjalan beriringan menuju lapangan untuk melaksanakan upacara bendera.

-FindingOfLove-

Setelah upacara bendera Keyla dan Anisa memutuskan untuk pergi ke kantin untuk memanjakan perut mereka yang sudah menagih jatah.

"Keyla Nisa" Keyla dan Anisa menoleh dan mencari sumber suara kemudian tersenyum saat melihat sahabatnya yang beda kelas itu,
Salsadilla Ayu Lestari.

Dilla menghampiri sahabat-sahabatnya dengan setengah lari "Gue kangen banget sama kalian" ucap Dilla sambil memeluk sahabatnya itu.

"Alay lu baru ke London seminggu aja udah kangen gitu" cibir Anisa.

"Oh ya udah gue gak bakalan ngasih lo oleh-oleh, biar gue kasih ke Keyla aja" ucap Dilla memanas-manasi Anisa.

"Eh jangan gitu dong Dil"

"Bodo"

Keyla merasa jengah pun pergi meninggalkan mereka berdua yang lanjut berdebat.

"Ayolah Dil tadi gue kan cuma bercanda"

Dilla membuang muka "loh Keyla mana?" Dilla celingak-celingukan.

"Paling dia ke kantin duluan, lo sih ngajak debat"

"Loh kok gue sih?"

"Kan emang gara-gara lo"

"Bodo ah"

Mereka pun pergi menyusul Keyla yang sudah berada di kantin.

-FindingOfLove-

Keyla duduk di kursi kantin yang berada di pojok karena hanya itu kursi yang tersisa. sambil menunggu pesanannya datang, Keyla memainkan ponselnya dan membuka aplikasi instagramnya dan banyak notice dari para penggemarnya.

"Dorr" reflek Keyla menjatuhkan handphone-nya karena kaget.

Keyla memandang sinis orang yang mengagetkannya sementara sang pelaku hanya cengar-cengir gaje.

"Gak bosen apa lo ya ganggu hidup gue terus" sinis Keyla.

"Enggak" jawabnya tanpa dosa.

"Kalau nge fans bilang gak usah gengsi" Keyla tertawa mengejek.

Devano melotot seketika "Gue nge fans sama lo?" Keyla mengangguk "ngimpi lo"

Keyla yang hendak memprotes mengurungkan niatnya karena makanan yang dia pesan datang.

Tanpa mempedulikan Devano dan teman-temannya lagi, Keyla langsung menyantap makanannya.

Saat hendak menyuap sendok yang kedua, Devano langsung mengarahkan tangan Keyla ke mulutnya alhasil makanan itu berakhir di mulut Devano.

"Cieee Vano bilang aja mau di suapin sama Keyla" ucap Bintang, salah satu sahabat Devano.

"Keyla mah asal ninggalin kita" gerutu Anisa

"Tau nih" lanjut Dilla.

Reno yang mendengar suara Dilla langsung mengalihkan pandangannya dari handphone "Dilla kesini nyamperin Aa' ya?" Tanyanya sambil mengedipkan sebelah matanya.

"Najis" cibir Dilla.

"Eh ada Nisa, apa kabar nis?" Sapa Bintang, Anisa hanya memutar matanya lemas tanpa ada niatan untuk membalasnya.


"Udah ah ayo kita balik ke kelas, mood makan gue hancur gara-gara mereka" Anisa dan Dilla hanya mengangguk mengiyakan.

"Yahhh cewek krempeng kok lo mau balik sih? Gue baru nyampe juga" gerutu Devano.

Keyla mengibaskan rambutnya ke belakang "Emang gue pikirin" sahabat Devano dan Keyla menahan tawanya agar tidak meledak karena ekspresi Devano seperti seseorang yang sedang merajuk kepada pacarnya.

-FindingOfLove-

Kring kring

Karena bel istirahat telah berbunyi Keyla dan para sahabatnya memutuskan untuk pergi ke perpus terlebih dahulu untuk mengembalikan buku lalu pergi ke kantin.

Saat sudah berada di pintu ada sesorang yang mencegat mereka. Rasanya Keyla ingin sekali membunuh orang yang ada di hadapannya ini.

"Ya Allah dosa apa gue, rumah sebelahan sama orang ini terus masih satu kelas juga" pandangan Keyla dan Devano bertemu "Lo mau minggir dari hadapan secara suka rela atau dengan cara gue" ancam Keyla.

Devano hanya tersenyum mengejek "kalau gue gak mau gimana?" Tanyanya menantang.

Tanpa banyak bicara, Keyla langsung menendang aset berharga Devano yang membuat Devano mengaduh kesakitan.

Lalu Keyla segera berlari dari sana.

"Tunggu pembalasan gue cewek krempeng" teriak Devano.

"Gue tunggu wleee"

.

.

.

.

.

.

V O T E C O M M E N T

Finding Of LoveTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang