Alice's POV
*pagi harinya*
Gue pun bangun dan ngeliat kalau udah jam 10 pagi. Gue langsung mandi dan milih plain white tee dan denim shorts buat gue pake. Gue ikat rambut gue dan ambil iphone dan langsung ke bawah buat makan.
"GOOD MORNING MILAAAAA." Teriak gue di tangga sambil manggil tante gue.
"Astaga, Aliceee. Chill dude. Ohiya tumben inget buat bangun?" Kata kak Mila becanda.
"Ish, nyebelin dasar." Kata gue sambil ambil apel yang ada di meja makan dan menggigit apel tersebut.
"Woo, Alice woo. Yaudah deh. I gotta go." Kata kak Mila sambil cium pipi gue.
"Yaampun, are u really serious? Ini masih pagi. Tapi, kamu udah mau pacaran?" Tanya gue gak percaya sama kak Mila.
"Apa sih Alice. Aku tuh mau kerja bukan pacaran, aduh." Kata kak Mila sambil jalan keluar pintu.
"Ooh AHAHAHA. Yaudah hati-hati tanteku tersayang mwah." Kata gue sambil kiss bye ke kak Mila.
"Hati-hati juga keponakan ternyebelin. Ohiya kalau mau makan, u know what should you do. Bye Aliceee." Kata kak Mila sambil masuk ke dalam mobil.
Nahh, sekarang gue di rumah sendiri. Gue pun akhirnya bbm Shanaz.
To Shanaz Mwah✖✦✌☆:
HEY BABEEEEEEEEEEE.
Tapi gak langsung dibales sama dia. Jangankan dibales, dibaca aja enggak. Gue baru inget kan disana udah malam, mungkin dia masih tidur. Ah kebo emang tuh anak. Tiba-tiba iphone gue bergetar.
Drrt Drrt
Gue kira itu dari Shanaz, gue pun langsung ngambil iphone gue yang gue letakin di meja makan.
From +689 869 786:
Heyyo, its Nash. What r ya doin'?
Eh, ternyata sms dari Nash. Gue pun langsung simpen nomornya dan bales:
To Nashtie:
I'm doing nothing . Hbu, and where did u get my number?
Gaklama kemudian Nash langsung bales:
From Nashtie:
Me2,i got urs from cam. Ofc!
To Nashtie:
Awweeekay.
From Nashtie:
I'm bored.
To Nashtie:
Like i care.
From Nashtie:
U rude.
To Nashtie:
I am:)))))
From Nashtie:
Me and Cam are going to the beach.Wanna come? I wait u in starbucks near the beach.
Karena gue bosen, pluss ini juga kan masih musim panas. Jadi boleh dong gue pergi ke pantai, hehe.
To Nashtie:
Really? Well, i'm on my way..
Bales gue ke Nash dan langsung keluar dan jalan ke arah pantai. Untungnya gue udah tau rute-rute jalanan disini. Setelah sampai di pantai gue nyari starbucks deket pantai itu.
"AYEEEE!" Teriak orang yang suaranya gak asing lagi. Gue tengok ke arah kanan gue dan liat Nash yang udah ngelambain tangan.
"Hii!" Sapa gue sambil deketin Nash. Nash pun ngajak gue masuk ke dalam starbucks. Disana gue langsung mesan cotton candy frap.
"Ohiya Cam mana?" Tanya gue ke Nash.
"Cieeeeee nyariin Cam." Kata Nash godain gue.
"Apaan sih? Gue kan cuma nanya. Lagian kan tadi di sms lo bilang lo lagi sama Cam. Dasar." Kata gue sambil nyenggol pundak Nash.
"Ahaha, okay okay. Cam lagi jalan-jalan." Kata Nash sambil minum caramel coffee jellynya.
"Oohhh, trus kita ngapain disini?" Tanya gue lagi.
"Ngapain ya?" Tanya Nash balik.
"Nash! Ih seriusan." Kata gue sambil mukul punggung Nash pelan.
"Nanti temen-temen gue atau sahabat-sahabat gue bakal kesini tenang aja." Kata Nash dengan nada sok bijak.
"Oh, k." Jawab gue singkat.
"Eh." Kata Nash lagi.
"Whut?" Jawab gue sambil minum cotton candy frap gue.
"Lo tau gak sih kalau Cam suka sama lo?" Tanya Nash dengan nada serius.
"Iya apa? Gue gatau. Emang lo tau dari mana?" Tanya gue balik.
"Ya taulah. Gue kan sahabatnya. Keliatan kok dari kelakuan dia pas pertama ketemu lo. Udah gitu biasanya kan dia gak langsung minta nomor telepon orang yang baru dia kenal kecuali kalau dia emang tertarik sama orang itu." Kata Nash panjang lebar sambil liat ke arah pantai.
"Gakusah sok tau ah." Kata gue sambil nyenggol pundak Nash pake pundak gue karena kita emang duduk sebelahan.
"Bukannya sok tau. Gue kan sahabatnya. Jadi pasti taulah." Kata dia sambil liat ke arah gue.
"Udah elah ganti topik." Kata gue pura-pura gak mau tau lagi, padahal sebenernya sih gue mau tau lagi. Tapi, nanti Nash pasti ngira gue suka sama Cam. Jadi, yaudahlah.
"Gak usah sok-sok mau ganti topik deh. Padahal masih mau tau lebih banyak kan? Huftt." Kata Nash seakan baca pikiran gue.
"Enggaklah. Yeh." Jawab gue langsung.
Nash malah ketawa ngeledekin gue. Ih ini anak bener-bener ngajakin berantem.
"Diem lo. Apa coba yang lucu." Kata gue ke Nash dengan nada yang kesal.
"Suka-suka gue dong woo." Jawab Nash sambil ngacak-ngacak rambut gue.
"Gausah modus. Tau kok kalau rambut gue itu fab." Kata gue sambil nepis tangannya Nash dari kepala gue.
Setelah itu, gue melihat segerombolan anak laki-laki menghampiri gue sama Nash.
Dang, who are they? Ngapain coba deketin Nash sm gue? Ohmygod,huft.
Tapi, gue kaget mereka malah ngehighfive Nash.
_________________________________________
thanks for readinggg yayyy xxxxx
maaf banget kalau jelek, lagi males mikir beneran.
Pokoknya kalian mesti comment gimana cerita ini. Trus kalau kalian pengen cerita kalian aku baca, kalian langsung kirim judul ceritanya ke message board aku ajaaa ;)
TRUS KALIAN LIAT GAK SIH TENTANG DRAMA DI TWITTER/INSTAGRAM TENTANG THE THIRSTY MADISON? EW AKU BENCI BANGET JIJIK AH. Harusnya Madison tuh tau diri. Kalo Hayes, ya Hayes aja. Gausah Matt,Nash,sama Cam diambil juga ew banget ih. Sumpah demi apapun ya semenjak kejadian itu aku agak gasuka gitu sama madison, sampe2 autocorrects di hp aku, aku buat /thirsty/ jadi /madison beer/. Maaf banget buat fansnya dia. Kayanya a.n-nya kepanjangan deh so bye.
vomment? xo
KAMU SEDANG MEMBACA
The Neighbour // Cameron Dallas
Fan-FictionKebayang gak sih rasanya jatuh cinta dan jatuh sakit di saat yang sama? Alice Evans, telah merasakan itu. Semuanya berawal dari pertemuannya dengan dua orang laki-laki di pesawat. Dia gak pernah ngerasa kalau pertemuan mereka itu berarti sesuatu sam...
