♧♧♧♧♧
"Gue gak suka. Pake baju lo yang bener" jawab kyla kembali menutup mata nya
"Kenapa? Saya kan suami anda" ucap alaudo
"Tapi gue gak suka sama lo. Lo kok jadi aneh gini sih, pas kemaren-kemaren kayaknya lo dingin banget jadi orang. Sekarang kenapa jadi kayak orang gak waras gini?"
"Apa tidak boleh? Saya begini karna sedang mencoba apa arti normal itu sendiri"
"Cih, normal apaan kayak gitu" gumam kyla
"Mendingan lo kayak biasa aja deh" saran kyla
"Sepertinya tidak bisa. Karna dengan seperti ini, saya bisa bersenang-senang mengerjai anda" jawab alaudo
"Tau ah. Gue mau ke kamar aja"
"Anda tidak makan?" Tanya alaudo
"Gak. Udah malem, yang ada nanti gue gendut"
"Oh, ya sudah kalau begitu"
Saat sampai di kamar, kyla langsung merebahkan tubuhnya di kasur, dan memejamkan matanya. Alaudo membuka lemari pakaian, lalu mengambil beberapa pakaian untuk di gunakan
Tanpa basa-basi, alaudo membuka kemeja nya. Dan mengganti dengan kaos tidur. Boxer nya dibiarkan begitu saja. Setelahnya alaudo langsung berbaring di sebelah kyla
"Lo ngapain?" Tanya kyla tersentak
"Tidur"
"Disini?"
"Mau dimana lagi?"
"Ah, masa 1 kasur juga sih sama lo?"
"Tenang, saya gak akan ngapa-ngapain sama kamu. Selera saya tak serendah itu" ucap alaudo
"Kurang ajar!" Teriak kyla yang lalu bangun untuk memukul alaudo menggunakan bantal yang ada
"Pokoknya sofa di depan tempat buat gue tidur. Bodo amat tuh sofa gak boleh di tidurin, yang penting gue gak satu kamar atau kasur sama lo" ucap kyla mengambil 1 bantal lalu pergi keluar menuju sofa
"Jangan di sofa" larang alaudo
"Kenapa? Terus gue bolehnya tidur berdua sama lo gitu? Dih, males banget gue. Harus 1 kasur sama vampir gila" ucap kyla
"Shuut...suara anda besar sekali. Tetangga bisa mengetahui jati diri saya" ucap alaudo
"Bodo. Udah gak usah larang gue" ucap kyla bersikeras ingin tidur di sofa ruang tamu
Alaudo melarang kyla tidur di sofa, karna alaudo trauma dengan masa kecil nya. Saat dia melihat ayahnya membunuh pelayan perempuan di rumahnya. Pelayan itu di bunuh di sofa yang sama dengan sofa yang ada di ruang tamu alaudo
Sampai sekarang, alaudo tak menginzinkan siapapun menempati sofa sebagai tempat tidur. Karna dia selalu terbayang kejadian masa lalu itu
■■■■■
Waktu sudah menunjukan pukul 4 subuh. Mustahil rasanya jika alaudo bisa tidur saat ada orang yang meniduri sofa nya
Maka dari itu, alaudo bangun dari ranjangnya. Dan berjalan ke ruang tamu. Saat sampai di ruang tamu, alaudo menggendong kyla. Dan membawanya ke kamar
Setelah membaringkan kyla di kasur, alaudo berbaring di sebelah kyla. Dan mulai memejamkan matanya
Saat pagi menjelang, tepat nya pukul 9 pagi. Kyla bangun dengan posisi membelakangi alaudo, sedangkan alaudo memeluk kyla dari belakang
KAMU SEDANG MEMBACA
With You, Vampire [END]
Vampire"Iya, gue tau umur gue udah cukup buat nikah (ya, menurut ortu gue sih, umur gue emang harus cepet nikah). Tapi kan gue bisa cari cowok, gak usah sampe di jodohin kayak gini" kesal kyla ilonwyn "Menikah? Dengan nya? Maaf, saya tak tertarik dengannya...
![With You, Vampire [END]](https://img.wattpad.com/cover/150897534-64-k628075.jpg)