bagian 17

534 25 1
                                        


♧♧♧♧♧

Sesegera mungkin aku menuju tempat marlen pergi. Aku tak tau itu tempat siapa, tapi yang jelas marlen ada di sana

Tempat itu lumayan jauh dari sini. Dengan cepat aku berusaha sampai ke sana dalam waktu sesedikit mungkin

Author Pov

Baru setengah jalan, alaudo bertemu dengan galilea. Sepupu nya yang sedang berada di atas pohon

"Fufufu...terburu-buru sekali" ucap galilea yang sedang duduk di atas ranting pohon

Wajah alaudo terlihat tak ingin di ganggu oleh siapapun, terutama oleh galilea

Galilea lalu turun dari pohon. Dan berkata

"Wajah masam mu kepada ku, tak pernah berubah sejak dulu" ucap galilea yang mengelus pipi alaudo

"Sentuhan menjijikan mu, tak pernah berubah sejak dulu" ucap alaudo menepis tangan galilea

"Hm..." ucap galilea tersenyum tipis

"Apa yang kau lakukan sekarang?" Tanya galilea

"Bukan urusan mu!"

"Apa ada hubungannya dengan manusia tak berguna yang selalu berada di sisi mu waktu di pesta itu?"

"Sekali lagi, bukan urusan mu. Dan kyla bukan lah manusia tak berguna. Setidaknya dia lebih baik dari mu!"

"Fufu...akhirnya kau bicara banyak pada ku. Aku suka saat mendengar mu berbicara"

"Hentikan pembicaraan ini. Dan jangan ganggu aku lagi!" Ucap alaudo yang mulai melangkah untuk pergi

"Mengapa kau selalu bersikap seperti ini pada ku?! Begitu benci nya kah kau dengan ku?" Teriak galilea yang membuat langkah alaudo berhenti

"Aku tak bisa memaafkan diri mu atas semua hal yang dulu kau lakukan" jawab alaudo

"Dulu? Kau masih mengingat itu? Kenapa kau hanya memikirkan wanita itu? Apa kau pernah berpikir, mengapa aku melakukan itu dulu?! Semua itu ku lakukan karna aku mencintai mu"

"Hentikan pembicaraan tabu ini. Kau hanya sepupu ku, tak lebih dari itu"

"Oh, sepupu? Bahkan kau tak memperlakukan ku layaknya seorang sepupu!"

Alaudo tak menggubrisnya, dan terus pergi meninggalkan galilea

"Hei! Alaudo!" Teriak galilea

"Kurang ajar manusia itu. Sampai kapan pun, aku tak akan membiarkan manusia itu abadi dengan alaudo. Aku akan memisahkan mereka. Kau milik ku alaudo" ucap galilea yakin

"Apa-apaan dia? Memang tak tau malu!" Batin alaudo memikirkan galilea

■■■■■

"Ma, bangun dong. Kyla mau liat mama senyum, kyla mau liat mama natap kyla. Kyla kangen mama, mama bangun dong" rengek kyla di samping tempat tidur ellery. Mata kyla ber-air dan sembab

"Kyla, ini makan dulu" ucap callosa dengan membawa makanan di tangannya

"Iya bu. Nanti aku makan"

"Nanti istirahat ya. Soalnya dari semenjak kamu landing di sini, kamu belum istirahat kan?"

"Iya bu. Nanti aku istirahat, sekarang...aku khawatir sama mama"

"Percaya saja. Ellery akan segera sadar. Dan coba lah untuk tidak terlalu cemas" jawab callosa

"Iya bu" jawab kyla alakadarnya

With You, Vampire [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang