♧♧♧♧♧
Sekelebat cahaya seakan menarik kyla keluar. Kyla tersadar dari mimpi nya. Dan kyla langsung memperhatikan keadaan ellery
Sedetik kemudian, kyla menyadari ada hal yang tak beres dari kondisi ibu nya tersebut. Pengukur detak jantung ellery mulai melambat. Dan saat itu lah kyla mulai panik
Kyla bergegas mencari pertolongan. Beberapa menit kemudian, datang lah dokter beserta perawat. Kyla hanya bisa menunggu diluar ruangan, seraya mengharap-harap cemas
"Tuhan, tolong jangan ambil mama" doa kyla dalam hati
"Kalau mama meninggal, dan ini gara-gara pria brengsek itu. Gue gak bakal maafin" gumam kyla
Air mata kyla terus menetes. Tak ada siapapun di sisi nya. Namun kyla merasa seperti ada seseorang yang duduk disebelahnya. Kyla merasakan suatu kehangatan yang sudah biasa ia rasakan
Sejenak kehangatan itu membuatnya tenang. Namun tak lama kemudian, kyla merasa sebagian diri nya pergi. Ya, ellery pergi dari dunia ini untuk selamanya
"Gak dok. Gak mungkin, mama saya masih ada. Dia masih hidup! Pasti! Dia pasti masih hidup. Dia pasti cuma tidur aja" ucap kyla ngotot
"Maaf nona. Kemampuan kami hanya sampai sini" jawab dokter pasrah
"Gak. Mama saya masih ada, mama saya belum meninggal. Jangan tutup wajah mama saya!" Teriak kyla berlari ke arah ranjang tempat ellery berbaring
♢♢♢♢♢
"Kematian sudah tiba" ucap alaudo. Dengan cepat alaudo kembali ke rumah sakit
Sesampainya di rumah sakit. Alaudo langung berlari mencari kyla. Dia tau bahwa kyla merasa sangat hancur, dan membutuhkan seseorang disisinya
"Mama bangun ma!! Mama harus bangun" teriak kyla. Wajahnya sudah benar-benar berantakan. Air mata nya membasahi mata dan pipi nya
"Kyla" panggil alaudo. Namun kyla tak menggubrisnya, seakan kyla tak mendengar apapun
"Kyla. Kau mendengar ku tidak?" Tanya alaudo yang sedikit cemas
Kyla tetap tak menggubrisnya. Tak banyak bicara lagi, alaudo menarik kyla dan memeluknya
"Kyla. Jangan bersedih sampai begini" ucap alaudo
"T-ta-tapi gi-gi-gimana? Ma-mama u-udah gak a-ada" ucap kyla yang akhirnya berbicara dengan sesenggukan
"Ini bukan akhir kyla" jawab alaudo tenang
"I-ni akhir. G-gak ada lagi, o-or-orang y-yang sayang, s-sama gue" jawab kyla yang wajahnya tenggelam dalam pelukan alaudo
"Ini bukan akhir. Masih ada yang sayang sama kamu"
"Enggak, g-gak ada"
"Ada kyla"
"G-gak ada. S-siapa orang yang bisa sayang sampe kayak mama gue sayang ke gue?" Tanya kyla yang mengangkat kepala nya, dan menatap alaudo serius
"Saya. Dengar, saya. Saya orang yang bisa sayang sekali dengan kamu" jawab alaudo dengan wajah yang tak kalah serius
"A-alah, lo bohong pasti. Lo, ngomong g-gitu biat ngehibur gue aja" ucap kyla yang lalu melepas pelukan alaudo
KAMU SEDANG MEMBACA
With You, Vampire [END]
Vampire"Iya, gue tau umur gue udah cukup buat nikah (ya, menurut ortu gue sih, umur gue emang harus cepet nikah). Tapi kan gue bisa cari cowok, gak usah sampe di jodohin kayak gini" kesal kyla ilonwyn "Menikah? Dengan nya? Maaf, saya tak tertarik dengannya...
![With You, Vampire [END]](https://img.wattpad.com/cover/150897534-64-k628075.jpg)