Jihoon memutuskan berjalan-jalan disekitar pondok setelah mandi, tentu saja dia tidak berani bertemu dengan Jinyoung mengingat apa yang telah dia lakukan-mencium Jinyoung yang sedang tidur-tadi.
Ugh..mengingatnya saja Jihoon sudah sangat malu apalagi bertemu dengan Jinyoung nanti? Sangat tak mungkin bukan dia menghindari Jinyoung, terlebih saat ini Jihoon menumpang di rumahnya.
Ngomong-ngomong Jihoon jadi teringat dengan keluarga dan teman-temannya di Seoul, apakah mereka mencarinya? Atau mereka sudah menganggap Jihoon tak ada? Miris memang membayangkannya, jujur Jihoon sangat merindukan mereka semua. Andai saja Jihoon bisa menghubungi mereka-tunggu dulu! Menghubungi? Bukankah kemarin dia membawa ponsel di kantong celana?
Jihoon berlari memasuki pondok Jinyoung mencari ponselnya dan langsung berlari keluar setelah menemukannya, Jihoon mendial nomor keluarga dan temannya tapi tak ada satu pun yang menyambung.
Oh, bodohnya kau Park Jihoon! Bagaimana bisa kau menelpon seseorang tanpa sinyal?
Jihoon benar-benar ingin mengumpat rasanya, dia tak tahu harus bagaimana lagi agar bisa keluar dari hutan ini.
Meminta tolong pada Jinyoung? Dia saja tidak tahu mau menaruh mukanya dimana setelah kejadian tadi.
Keluar dari hutan ini sendirian? Bahkan dia tidak mau mengambil resiko melewati hutan itu teringat dengan cerita Woojin yang benar-benar dia alami sekarang.
"Jihoon!" Panggilan Jinyoung membuyarkan lamunan Jihoon kembali. "Sedang apa kau disana?" Jinyoung mulai mendekati Jihoon yang gugup bertemu dengannya.
'Astaga apa yang harus kulakukan?Aku malu sekali bertemu dengannya.Aapakah aku harus lari?' Jihoon hendak melangkahkan kakinya untuk berlari, namun Jinyoung menahan pundaknya membuatnya mau tak mau harus menoleh. "Mau kemana?" Tanya Jinyoung masih memegangi pundak Jihoon. "T-tidak kemana-mana kok, aku hanya melihat pemandangan saja." Sangkal Jihoon memberanikan diri menatap Jinyoung. "Kalau begitu, ayo ikut denganku aku akan mengajakmu berjalan-jalan" Jinyoung menggandeng Jihoon memasuki hutan.
✨Wonderland✨
Jinyoung membawa Jihoon menyelusuri hutan, memang hutan itu terlihat sangat menyeramkan jika dilihat dari pondok Jinyoung tetapi entah mengapa hutan setelah memasuki hutan ini bersama Jinyoung semuanya terlihat sangat indah dan nyaman tanpa adanya sisi gelap yang selalu Jihoon liat dari kejauhan. Ini benar-benar sangat aneh.
"Jinyoung." Jihoon akhirnya membuka suara setelah sekian lama mereka berdua berjalan tanpa sepatah katapun.
"Hm?" Jinyoung menghentikan langkahnya, menoleh pada Jihoon.
"Tidak kah kau merasa semua ini aneh? Maksudku, bagaimana bisa kau tinggal ditengah hutan seperti ini?" Tanya Jihoon berusaha mengungkapkan semua pertanyaan yang berada dipikirannya.
"Aku pun juga merasa sedikit aneh-dan kau tahu? Ada yang lebih aneh dari semua itu."
Jihoon terdiam , membiarkan Jinyoung melanjutkan perkataaannya.
"Yang lebih aneh adalah jantungku. Selalu berdebar setiap berada didekatmu Park Jihoon."
Dan Jihoon rasanya ingin menghilang saat itu juga akibat perkataan Jinyoung
Sejak pernyataan cinta secara tak langsung dari Jinyoung tadi, Jihoon jadi semakin menghindar dari Jinyoung. Rasanya sangat malu bertemu dengan Jinyoung padahal yang menyatakan cinta adalah Jinyoung tapi mengapa dia yang malu?
"Arghhh..sialan! Kenapa jadi begini sih?" Rutuk Jihoon sambil memukul bantal, niat awalnya tadi untuk menanyakan semua keanehan yang dia rasakan dan jalan keluar dari sini hancur hanya dengan perkataan Jinyoung! Jihoon memang tak bisa membohongi dirinya yang memerah ditambah jantungnya berdegup kencang mendengar pengakuan Jinyoung, tapi yang dia tak terima adalah bagaimana bisa dia jatuh cinta pada pria yang belum 24 jam dikenalnya? Bahkan dia tak tahu apapun tentang Jinyoung.
"Sebaiknya aku memikirkan cara keluar dari sini sebelum bertambah gila." Putus Jihoon daripada dia meracau tak jelas lebih baik dia mencari jalan keluar agar bisa terbebas dari hutan ini, dan melupakan Jinyoung juga mungkin?
Jihoon kembali mencoba mendial nomor keluarga dan temannya lewat telepon rumah yang berada di ruang tengah namun hasilnya sama saja, tidak ada yang tersambung sama sekali bahkan bunyi tanda telepon itu tersambung pun tak ada. Jihoon jadi heran, mengapa disini ada telepon jika tak ada sinyal sama sekali? Aneh pikirnya, akhirnya Jihoon memutuskan keluar dari pondok, mengangkat ponselnya guna mencari sinyal tapi tiba-tiba Jinyoung datang mengambil ponsel ditangan Jihoon.
"Apa yang kau lakukan?" Tanya Jinyoung.
"Aku sedang mencari sinyal Jinyoung, berikan ponsel itu padaku!" Jihoon berusaha mengambil ponselnya yang berada ditangan Jinyoung namun Jinyoung malah mengangkat ponsel tersebut tinggi-tinggi sambil tersenyum mengejek.
"Ambil saja kalau kau bisa!" ejek Jinyoung semakin berjinjit membuat Jihoon semakin jengkel, mencoba mengambil ponsel itu tapi sayangnya Jinyoung lebih tinggi darinya. Jihoon mencoba mengambilnya lagi namun naas bukan ponsel yang dia dapatkan, ia malah membuat Jinyoung jatuh bersamanya dengan posisi Jihoon diatas dan Jinyoung dibawah.
"Kamu sangat manis Park Jihoon aku suka." Jinyoung memeluk Jihoon yang berada diatas tubuhnya erat sambil mengecup keningnya.
Sementara Jihoon membulatkan matanya, cepat-cepat mendorong dan bangkit dari tubuh Jinyoung. "M-menjauhlah dariku!" Gugup Jihoon berlari masuk kedalam pondok setelah mengambil ponselnya di tanah, sedangkan Jinyoung hanya terkekeh melihatnya.
"Sialan! Dasar Bae Jinyoung sialan!" umpat Jihoon menjatuhkan tubuhnya diranjang sembari menendang-nendang udara kasar, kenapa Jinyoung selalu mengganggunya setiap ingin mencari cara untuk pergi? Jihoon segera kembali keluar dari pondok Jinyoung. Dia sudah tak peduli, persetan dengan dirinya yang sudah jatuh cinta pada Jinyoung. Dia harus cepat-cepat pergi dari sini. Tentu saja! siapa yang mau menghabiskan seumur hidup ditengah hutan begini? Jihoon saja tak sanggup membayangkannya.
-TBC-
Ada yang ngerasa ga kalo alurnya kecepetan? Ehe sengaja sih soalnya ceritanya masih panjang jadi mohon dimaklumin kalo alurnya cepet banget :)
-23/06/2018
©Baeriwinks & Jikyung
KAMU SEDANG MEMBACA
Wonderland
FantasySiapa sangka terjebak dalam dunia aneh dan ajaib akan menentukan takdirmu? Bae Jinyoung x Park Jihoon BxB Semi baku Start from:21/06/2018 Until: 13/08/2019 Cover by : Hyesoul ©Baeriwinks & Jikyung presents
