tentangmu yang pudar dalam ingatan, samar-samar menghilang
rindu tak lagi dapat terbendung, hingga meruah lalu menggersang
kamu yang pernah mewarna hari, kini lenyap entah kemana pergi
tak setitikpun ingin ku mencari, biar waktu membawa ragamu kembali
dan ya,
masih kusisa rindu untukmu, meski tak sehangat dulu
kabarmu tak kunjung menghampiri, walau hanya sekadar sapa
kamu, jangan coba buat aku terbiasa tanpa hadirmu dan melupa akan dirimu
KAMU SEDANG MEMBACA
Goresan Pena
PuisiRangkaian kata yang tak berarti menjadi penuh makna Makna dari berbagai rasa Rasaku yang entah untuk siapa
