"Thanks for being you"
Aku mengangguk "Kau senang?"
Mark mengangguk. "Tentu sajaa. Ahh besok kita ke makam Lucas ya?"
Aku mengangguk semangat "Baiklah"
Mark mencium keningku. "Kau cantik dengan apapun yang kau pakai"
Blush
--
Suasana bahagia masih beradu jadi satu. Pernikahan yang paling ku tunggu dilaksanakan hari ini. Menikah dengan orang yang kita sayang. Pesta meriah. Orang orang yang datang. Rasanya hidupmu sempurna.
Air mata bahagia turun dengan sendirinya. Tawa, canda, haru semua bercampur jadi satu.
Pertemuan tak sengaja itu. Semua hal kecil yang menyatukanku dengan seorang Mark Lee adalah takdir Tuhan. Kita tidak bisa menebak siapa takdir kita, siapa Jodoh kita dan kapan datangnya. Tapi kita selalu diberi jalan untuk melangkah ke takdir Tuhan.
Semua hal ini.
Aku bahagia.
Terimakasih Eomma.
Terimakasih Appa.
Aku menyayangi kalian.
Terimakasih Lu. Kau akan selalu di hatiku. Tenang disana ya. Aku bahagia sekarang.
Terimakasih Mark Lee. Suamiku. Aku mencintaimu. Semoga kita tetap seperti ini sampai maut memisahkan.
Terimakasih Jarhyun oppa. Kau mengajariku banyak hal.
Terimakasih semua. Aku menyayangi kalian.
"Chaa!! Tolong merapat! Ayo merapat! Kita foto bersama!!" Teriak kameramen.
"Yak! Ahjussi jangan buat aku gendut ya" teriak KyungHee eonni.
"Sayang kau kan sedang hamil jadi.."
"Jadi aku gendut?"
"Ahh tidak tidak! Kau langsing dan sexy" Ucap Jaehyun.
"Yak! Jaehyun! Jangan berbohong"
"Yak! Sudah ayo kita berfoto" lerai Mark.
"Hana... Dul... Set....Katakan kimchi...."
"KIMCHIIIII"
"Aniyo Aboenim agak mendekat ke arah Jaehyun" Teriak kameramen.
"Ahh ne"
"Oke...Hana... Dul... Set....Katakan kimchi...."
"KIMCHIIIII"
"Hmmm sekali lagi karena Appa nya Mark pas berkedip"
"Hana... Dul... Set....Katakan kimchi...."
"KIMCHIIIII"
Fin
KAMU SEDANG MEMBACA
RENDEZVOUS - LUCAS
Short Story[COMPLETED] Bagiku Wong Lucas adalah semuanya. Dimanapun dia berada. Kapanpun waktunya. Sampai nanti.
