#12

2.5K 163 14
                                    

Hanbin menatap pohon-pohon yang bergoyang ditiup angin, tatapannya kosong. Ia masih bergulat dengan perasaan dan pikirannya. Hanbin menyesal karena sudah mengecup bibir mungil milik Eunji, tapi pada kenyataannya Eunji lebih memilih Jinan.

Sudah jam sembilan dan Hanbin belum meninggalkan kamarnya meskipun ia sudah memakai seragam.

"Kamu mau sekolah gak sih?" tanya Bundanya.
"Iya iya"

Ia tidak memarkiran motornya disekolah, melainkan di warung belakang sekolah. Parkiran khusus untuk siswa yang akan meninggalkan sekolah sebelum bel pulang berbunyi.

Hanbin memasuki kelas yang sudah ditinggalkan guru dijam pertama. Ia terkejut saat melihat Eunji dengan mata yang sembab dan sesekali mengusap airmatanya sendiri. Ia menatap June, seakan sudah mengerti June hanya menggelengkan kepalanya.

Eunji menyembunyikan wajahnya diatas meja, ia terus menangis. Begitu banyak masalahnya sekarang. Mulai dari Ayahnya yang diam-diam mencintai wanita lain selama hampir satu tahun, bahkan akan menikahinya. Sampai masalah dengan Tera. Ia yakin kalau Tera sudah salah paham menilai antara dia dan Jinan.

"Ji" suara June menghentikan aktivitasnya menangis, tapi posisinya masih sama. Ia masih bersembunyi diatas meja. "Temenin gue yuk ji"
"Kemana?" ucap Eunji dengan suara paraunya.
"Plis" Eunji mengusap airmatanya, dan menatap June.
"Ayo" June tersenyum dan menarik tangan Eunji ke arah bangku taman sekolah.

June tampak duduk terlebih dahulu kemudian diikuti Eunji yang duduk disebelahnya. Matanya menatap burung-burung yang berlalulalang dari pohon ke pohon.

"Udah Ji jangan nangis terus" ucapnya.

Eunji masih diam, matanya masih fokus pada burung-burung. "Gue pengen jadi burung, bisa terbang bebas kemana aja tanpa ada masalah. Sementara gue? Gue banyak masalah sama banyak orang"
"Lo gak sendiri, ada gue"

Eunji tertawa kecil saat mendengar June yang berusaha meyakinkannya.

"Kok malah ketawa?"
"Enggak. Hahaha"
"Ikut gue yuk"
"Kemana?"
"Ke rooftop nongkrong!"
"Berdua?"
"Enggak lah, nanti gue chat si dongdong suruh ke atas"
"Ayo"

Tanpa sepengetahuan Eunji. Donghyuk, Jinan, Bobby, dan Yunhyeong sudah berada dirooftop menunggu mereka berdatangan.

Hari ini, Donghyuk meminta agar mengumpulkan mereka yang sedang ada masalah karena Jinan dan Eunji. Ia tak mau kalau sahabatnya berada dalam kesalahpahaman. Semalam Jinan ada bersama Donghyuk menceritakan semua masalahnya sepulang mengantarkan Eunji dari acara makan malam.

Tera datang dengan Eri, diikuti Hanbin yang datang dengan Chan. Mereka tampak masih diam, sebelum Eunji dan June datang dan Donghyuk memulai topik pembicaraan.

"Sebenarnya kalian itu ada masalah apa sih bisa sampek sebegini ribetnya?" tanya Donghyuk. "Gue udah tahu siapa yang salah disini. Sebenarnya yang salah diri lo sendiri. Lo so tau dan malah bikin kesimpulan tanpa tau keadaan yang sebenarnya" ucapnya. "Tera. Lo belum tau apa masalah yang dihadapi Jinan dan Eunji kan? Mereka selama ini sering kelihatan bareng ya karena lagi mecahin masalah keluarga mereka! Lo tau gak gimana rasanya bokap atau nyokap lo nikah lagi? Nih mereka sekarang lagi ngerasain!"

Tera terdiam, ia melihat Eunji yang mulai mengeluarkan airmatanya, ia berusaha ditenangkan oleh June yang ada disebelahnya.

"Bokap Eunji mau nikah sama nyokap Jinan!" teriak Donghyuk. Bukan hanya Tera dan Eri yang terkejut. Bahkan semua orang yang ada di rooftop juga terkejut. "Masalah mereka makin nambah saat si Tera salah paham karena Jinan lebih memilih sering bersama Eunji. Dan Bobby yang tiba-tiba datang dengan pikiran Jinan udah ngerebut Eunji dari Hanbin. Eunji nangis coy! Lo liat dia sekarang! Gue gak peduli mereka disebut anak egois. Sekarang kalian mikir, anak mana yang bahagia saat orangtua mereka berpaling ke lain hati?"

Someting Of Beautiful [Kim Hanbin]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang