#1

13.5K 379 23
                                    

Banyak yang berpendapat kalau kebisingan adalah sesuatu yang menggangu, tapi tidak untuk Eunji. Gadis yang sudah memasuki kelas tiga SMA. Ia suka kebisingan, menurutnya kebisingan akan mengusirnya dari kesepian. Eunji benci kesepian.

Disaat gadis seusianya berjalan-jalan dan menghabiskan uang orang tuanya, Eunji lebih memilih berjalan ke taman yang menurutnya bisa menemukan banyak orang dan bisa tersenyum ketika melihat satu keluarga yang utuh.

Ia benar-benar benci terhadap rasa kesepiannya saat ini. Eunji menatap ke luar jendela kamarnya dengan tatapan kosong. "Sudah siap kan? Cepat nanti kita ketinggalan pesawat" pria payuh baya baru saja meninggalkan kamar Eunji dan kembali ke mobil untuk pergi ke suatu tempat.

"Mau kemana kita?" Eunji hanya dipinta untuk memberesken semua barang-barangnya. Ia tak tahu kalau sekarang ia akan pindah ke Ibukota bersama sang Ayah.
"Ayah udah ngurus berkas surat pindah sekolah kamu Ji" Gi Hyun, sang Ayah samasekali tidak menatap wajah putrinya, ia terus membolak-balikan berkas yang sedang ia periksa untuk membuka perusahaan baru dan bekerja sama dengan banyak perusahaan yang ada di Ibukota. "Besok kamu sekolah di SMA Changju. Besok sopir baru kita akan antar kamu, Ayah juga udah ngurus itu dari awal. Jadi kamu tinggal masuk aja"

Eunji, ia hanya diam. Ia memilih menuruti semua permintaan sang Ayah. Eunji memang gadis yang tak mau ambil pusing, ia memilih setuju dari pada harus berontak dan ujung-ujungnya ia akan tetap kalah.

Pesawat telah mendarat di Ibukota, ini bukan kali pertama bagi Eunji menginjakan kakinya kesini. Sudah sering sekali, tapi hanya untuk liburan bukan menetap seperti sekarang ini. Hanya tinggal setahun saja Eunji menyelesaikan tingkat SMA nya, selepas itu ia akan kembali lagi ke tempatnya yang baru saja ia tinggalkan, itu rencana Eunji.

Gi Hyun, ia menunjukan ruang demi ruang dan memperkenalkan satu asisten rumah tangga, satu tukang kebun, dan satu sopir untuk mengantar Eunji kemana-mana. "Sudah tahu kan SMA Changju?" tanya Gi Hyun.
"Iya Pak sudah tahu"
"Baik kalau begitu, besok antarkan putri saya tepat waktu"

Eunji meninggalkan percakapan mereka dan memilih untuk beristirahat dikamar barunya. Nuansa kamarnya penuh dengan warna Biru, warna kesukaan Eunji. Ia berharap kebahagiaannya akan seperti langit biru, luas dan menyejukan bagi disekitarnya.

Perlahan mata Eunji terbuka, ia melihat ke arah jam, sudah jam enam pagi. "Argh tepat waktu" lirihnya. Tubuhnya sudah lumayan segar, semalam mereka sampai rumah sekitar jam setengah sembilan malam karena terjebak macetnya Ibukota.

Setelah mandi ia menggunakan seragam yang kemarin ia pakai di SMA sebelumnya. Tubuhnya terpantulkan cermin, terlihat cantik. Ia meraih tas yang hanya di isi lima buku kosong, satu pulpen, ponsel, dan headseat kesayangannya.

"Sarapan dulu Non" ucap Bibi asisten rumah tangga.
"Jangan panggil saya Non, nama saya Eunji"
"Tapi.."
"Eunji"
"Iya. Baik Eunji"

Eunji membawa tiga roti sandwitchnya kedalam mobil. "Ayo berangkat" ucapnya.
"Iya Non.. Ehh.. Eunji"

SMA Changju, salah satu SMA swasta di Ibukota yang diisi siswa-siswa normal dan upnormal. Yang normal adalah siswa yang masih bisa taat peraturan meskipun terpaksa, sementara siswa upnormal adalah siswa yang samasekali tidak taat terhadap peraturan.

Eunji berjalan sendiri ke arah ruang kepala sekolah setelah bertanya terlebih dahulu ke satpam. Banyak pasang mata yang memperhatikan sosok asing yang baru mereka lihat ini. Sosok yang tidak terlalu pendek dan tidak terlalu tinggi juga, rambut yang hanya sampai dibawah pundak dan diberi jepitan warna kuning didekat kuping kirinya membuat kesan aegyo meskipun ia sudah benar-benar aegyo tanpa memakai aksesoris apa-apa.

"Mari saya antar" Pak Kepala sekolah beranjak dari duduknya dan mengantarkan Eunji ke kelas 12.9, Pak Kepala Sekolah sepertinya sangat menyesal memasukan murid baru cantik ini ke kelas yang isinya tikus-tikus got komplek. Tidak ada pilihan lain, karena kelas lain sudah penuh.

Someting Of Beautiful [Kim Hanbin]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang