cinta yang sama |33|

2.4K 129 1
                                        

Pagi pun tiba Ali, Erell, Rayen, Illya dan Adel pun sedang becekrama di teras Vila. Malam yang tak bisa di lupakan dan paling berkesan dalam hidup Illya

"makasih"entahlah sudah berapa kali Illya katakan makasih dan makasih membuat Erell yang mendengarnya jengah meskipun tanda terima kasih itu bukan untuknya setidaknya dirinya mendengar kata itu

"Makasih mulu lo calon kakak ipar"ucap Erell seraya memasukan kacang polong kedalam mulutnya

"serah dia lah yang bilang makasih dia kenapa lo yang repot"ucap Adel dengan wajah juteknya

"jutek muli semalem perasaan nggak deh"goda Rayen seraya tersenyum menggoda keduanya membuat Erell maupun Adel salah tingkah

"ohh iya aku mau tanya kok kalian bisa rencanain ini dan kamu juga kenapa bohongin aku katanya kamu pingsan dirumah sakit terus luka-luka"tanya Illya bertubi-tubi sebenernya Illya terus merengek meminta penjelasan tentang kejadian siang

"kalo acara marah-marah itu ide dari Adel. Dia Wa aku katanya kamu ultah, dan suruh aku marah gak jelas sama kamu. Maaf yah buat kamu nangis pas di perpus"

"terus yang acara kamu kecelakaan akibat balapan?"

"itu ide gila Erell, katanya biar klop kan aku udah marah sekalian aja totalin katanya suruh ngarang cerita.  Meskipun aku gak mau"

"kamu tau gak aku nangis kejer gara-gara cerita kamu yang itu"ucap Illya menerawang kembali pada saat kedua orangtuanya bertanya ia tak menjawab

"kamu nangis sayang?"tanya Ali dan mendapat anggukan dari Illya

"Erelll...kan udah gue bilang gue ijinin lo tapi ngarang ceritanya jangan sampe dia nagis kejer bego"ucap Ali marah sedangkan Erell hanya menyengir saja

"satu bego lu depetin Rell"celetuk Reyen

"terus siapa yang nutupin mata aku?"

"Gue, tapi gue gak menstim yah gak kaya no sejoli dua maennya pake acara nangisin orang"

"enak aja tuh mulut beo. Dia juga nangis kerena lo juga, gara-gara ketakutan ongkeb"sembur Erell tak terima

"iya tuh betul"ucap Adel membetulkan

"Acieeee samaaaa"goda Ali, Rayen, dan Illya bersama membuat keduanya lebih dari salah tingkah

"apaan lo bertiga main keroyokan"ucap Erell dengan wajah dongkolnya

"tapi senengkan di Ciee... Cieee in"ucap Rayen lagi

"berisikkkk lo mulut beo"gerap Erell dan langsung menyumpel mulut Rayen dengan donat

Gelak tawa pun terjadi, bahagia itu sederhana liat sodara menderitn #viss✌

"Ehh gue mau tanya itu cewek cantik yang kemarin malem yang kamarnya sebelah gue sama Illya siapa? Soalnya pas gue mau tanya takut gak bisa bahasa indonesia, nanti gue nanya pake bahasa indonesia dia balasnya pake bahasa korea kan gak lucu"tanya Adel dengan sekepo mungkin

"iya. Aku juga penasaran dia sapa? Jangan-jangan!!"ucap Illya dengan wajah tengilnya mungkin ketularan Kekasihnya siapa lagi kalo bukan Ali.  Membuat Ali, Erell, dan Rayen saling tatapan dengan wajah bingungnya

"jangan-jangan"ucap Illya dan Adel bersama

"jangan-jangan apa sih. Jangan di gantung dong yank"

"iya, nih CKI sama CPE ngegantungin aja kan kemal"ucap Rayen dengan wajah cerutnya

"Jiji gue Yennn"pekik Erell

"CKI? CPE?  apaan?"tanya Illya polos

"CKI gak tau?"tanya Rayen balik dan mendapan gelengan dari Illya

Cinta Yang Sama (End) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang