Author Pov
"Loh elo..."
Icha kaget ketika ada seorang pria yang menepuk pundaknya dari belakang sambil tersenyum,dan ternyata pria itu adalah teman lama icha waktu di SMP dulu.
Namanya Revan Saputra,cowo tengil tapi tampan yang dulu sekelas dengan icha waktu duduk di kelas 2 SMP.
"Lo kok bisa ada disini?." Tanya icha heran.
Karena setau icha setelah lulus,Revan pindah ke bandung.
"Apa sih yang revan ga bisa hmm?." Jawab revan sok,sikap tengilnya masih saja melekat didirinya.
"Ga berubah ya lo." Ucap icha sambil geleng-geleng kepala.
"Nanti kalo gue berubah,lo kaget loh." Jawab revan dengan senyum jahilnya.
"Serah deh serah." Jawab icha sambil berdiri dari duduknya.
Icha celingak-celinguk mencari taxi yang mungkin akan lewat.
"Lo ngapain celingak-celinguk gitu? Nyari apaan lo?." Tanya revan yang melihat icha celingak-celinguk seperti mencari sesuatu.
"Nyari cogan lewat." Jawab icha ngasal.
"Wah ucapan lo terkabul,nih dibelakang lo ada cogan." Jawab revan percaya diri.
"Amit-amit,muka kaya corong teh aja belagu." Ucap icha sambil tersenyum mengejek.
"Wahh lo bener-bener ya." Jawab revan melototi icha.
"Apa? Mau marah? Mangga,sok weh atuh kalo berani mah." Ucap icha menantang.
"Untung cantik." Jawab revan lirih sampai icha tak mendengarnya.
"Aduhh abang-abang taxinya kok ga lewat-lewat sih." Keluh icha.
"Ooo jadi dari tadi lo nungguin taxi?." Tanya revan.
"Hooh."
"Bareng gue ae nyok." Tawar revan.
"Tumben lo baek." Jawab icha curiga.
"Yaelah gue baik salah,kejem salah." Keluh revan.
"Yodah nyok ngirit ongkos." Ajak icha berjalan mendahului revan.
Revan hanya geleng-geleng kepala dan mengikuti icha dari belakang.
******
Setelah sampai didepan rumah icha,revan menghentikan mobilnya. Tapi icha belum keluar dari mobil revan,ia tengah berbicara didalam mobil dengan revan.
"Rumah lo masih sama,tapi kok yang punya udah beda ya." Ucap revan.
"Maksud lo? Yang punya masih bonyok gue kok." Jawab icha.
"Anaknya yang punya udah beda sekarang mah." Ucap revan
"Maksud lo gue?." Tanya icha.
"Yha kalo lo ngerasa sih." Jawab revan.
"Gue ga berubah tuh,gini-gini aja."
"Lo ga sadar lo tuh udah berubah?." Tanya revan.
Icha hanya menggelengkan kepalanya,karena memang tak tahu apa yang berubah dari dirinya.
"Lo tambah cantik." Ucap revan sambil tersenyum. Kali ini senyum revan terasa tulus,tidak seperti biasanya yang tersenyum tengil.
"Wahh kalo itu mah pasti." Jawab icha membanggakan diri.
Revan yang mendengar jawaban icha hanya bisa terkekeh sambil menggelengkan kepalanya,ternyata kepolosan teman sekelasnya waktu SMP dulu ini masih melekat didirinya.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Innocent Girl
Teen FictionGadis berparas cantik,bertubuh mungil, berambut panjang ikal dan sangat polos,kelewat polos malah. Bahkan saking polosnya dia tidak tahu bagaimana rasanya mencintai dan dicintai seseorang. Dia tidak sadar bahwa selalu ada seseorang yg meperhatikan d...
