"kita hampir sampai."
hyunjin yang berada di kursi kemudi itu menghentikan mobilnya saat mereka mencapai sebuah gerbang besi dengan tinggi nyaris mengalahkan tingginya pohon pinus, menurunkan kaca hitam mobil dan memberikan gesture pada penjaga disana agar membukakan gerbang.
si penjaga yang memiliki badan tinggi besar itu lantas membungkuk.
"selamat datang tuan hyunjin dan tuan christoper."
saat gerbang terbuka tak lama kemudian, hyunjin kembali menjalankan mobilnya. dia harus menempuh jarak sekitar dua kilo meter lagi untuk mencapai rumah utama.
lima menit kemudian mobil berhenti didepan sebuah mansion besar nan mewah yang lebih mirip seperti istana. hyunjin keluar dengan beberapa berkas ditangan sementara chan keluar dengan seungmin dalam gendongannya.
akhirnya setelah memakan waktu kurang lebih sembilan jam, mereka sudah sampai di aussie, dan beruntungnya obat tidur itu masih bekerja pada tubuh seungmin.
"hyunjiin!"
si pemilik nama menoleh kesumber suara, tersenyum manis menemukan seorang lelaki mungil yang berlarian kearahnya.
"hai jeongin."
grep!
tubuhnya di peluk erat dan kepala dengan aroma shampoo strawberry yang khas itu melesak manja di dada hyunjin.
"i miss you." rengeknya dengan manja membuat hyunjin terkekeh dan memberikan kecupan di ujung kepala kesayangannya itu.
"i miss you too lil fox."
lelaki mungil itu melepaskan pelukannya kemudian menatap chan dan lelaki didalam gendongannya, seketika senyumnya semakin melebar.
"hai chris, apakah itu kakakku seungmin?"
chan melirik seungmin yang masih terlelap dalam gendongannya kemudian mengangguk.
"yes, dia adalah kakakmu." jeongin langsung bersorak senang. "dia sangat cantik chris."
chan tersenyum. "ya aku tahu," dia kemudian melangkah masuk kedalam rumah, diikuti jeongin dan hyunjin yang berjalan dengan tangan tertaut.
"dimana bos besar?"
"papa ada diruangannya."
tanpa banyak bicara mereka menaiki lift untuk mencapai lantai tertinggi di mansion tersebut. dimana ruangan yang disebut papa oleh jeongin itu berada, melewati setiap penjaga yang tersebar hampir di seluruh lantai mansion.
tling!
pintu lift terbuka dan mereka disambut oleh beberapa penjaga sebelum melangkah melewati lorong kaca anti peluru.
ketiganya berjalan diatas karpet beludru merah yang lembut sebelum mencapai pintu kayu ganda diujung lorong, didekat sebuah patung berlian berbentuk burung phoenix.
klek!
jeongin membuka pintu dan tanpa takut berlarian masuk.
"papa! kak seungmin sudah datang!" serunya bersemangat.
hyunjin dan chan maju beberapa langkah, membungkuk sejenak sebelum berdiri dalam diam, dua meter di balik meja kayu tua tempat si bos besar yang tengah duduk di kursi kebesarannya, membelakangi mereka.
sementara itu jeongin dengan santai dan manja naik kepangkuannya.
"papa kak seungmin sudah datang."
"iya sayang, kakakmu sudah datang." balas lelaki itu dengan suara beratnya sembari mengusap kepala jeongin dengan lembut, kemudian. "jeongin? bisa panggilkan minho untukku?"
KAMU SEDANG MEMBACA
𝐄𝐮𝐟𝐫𝐨𝐬𝐢𝐧𝐞✓
Fanfiction┊⁀➷ [𝐜𝐨𝐦𝐩𝐥𝐞𝐭𝐞𝐝] ❝bangchan dan christopher adalah orang yang sama, namun dua sosok yang berbeda.❞ ꒰🖇꒱ bangchan + seungmin •chanmin bxb mafia!au mature
