yongguk membungkuk, memberikan kecupan sayang di dahi jeongin sebelum memberi lirikan pada hyunjin agar lelaki itu mengikutinya. hyunjin mengangguk, namun dia menyempatkan diri untuk menepuk kepala jeongin dengan sayang.
“tidurlah lil fox, setelah urusan dengan papamu selesai aku akan kembali dan menemanimu tidur oke?”
jeongin mengangguk lemah. “jangan lama..”
“Iya sayang.”
hyunjin tersenyum kemudian mengikuti yongguk yang sudah terlebih dahulu keluar dari kamar, menuju lantai atas dimana ruangan pribadi bos besar itu berada.
“jeongin sedang sakit dan aku tidak bisa pergi untuk menemui tuan takuya besok bos.”
“aku tahu.” balas yongguk yang sudah duduk di kursi kebesarannya, ada sedikit kecemasan yang terlihat di matanya, meski minho mengatakan bahwa yang jeongin alamai barusan hanyalah efek kecil benzodiazepines dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan, tetap saja dia tidak bisa melihat rubah kecilnya itu kesakitan.
“kau tetap disini menjaga jeongin, aku akan meminta chris untuk menggantikanmu.”
hyunjin mengangguk mengiyakan.
“lagipula bukan takuya yang akan datang secara langsung,” lanjut yongguk yang sukses membuat dahi hyunjin berkerut.
“maksudnya bos?”
“yoshinori yang akan mewakilinya datang besok.”
“yo–yoshinori?” lelaki itu berfikir sejenak sebelum membulatkan bibir. “ah, putra tunggal tuan takuya?”
yongguk mengangguk.
“hei bos, bukankah chris tidak menyukai yoshi? bagaimana mungkin mereka dipertemukan besok?” hyunjin terkekeh namun seketika sebuah ide cemerlang melintas di otak cerdasnya.
“bos, aku ada ide.”
yongguk mendongak, menatap keheranan pada hyunjin yang tersenyum lebar.
“ide untuk?”
“kau ingin melihat keseriuasan chris pada seungmin kan? aku ada ide.” setelahnya hyunjin menjelaskan rencana yang tersusun secara tiba-tiba di kepalanya, yongguk terdiam sejenak sebelum mengangguk.
“ide bagus.”
“jadi, apakah aku boleh menjalankannya bos?”
“ya, kau yang bertanggung jawab untuk semua, lakukan dengan benar!”
“siap bos! jika begitu aku harus pergi untuk menyiapkan semuanya.”
hyunjin membungkuk kemudian segera melangkah pergi dari sana, ah dia punya banyak pekerjaan sekarang, mengatur sebuah drama.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.