jaykir7

259K 1.5K 9
                                        

Aku sebagian kecil dari jutaan orang yang kurang beruntung karna tidak memiliki cinta sejak kecil'


Akira aljeresiz

Sepulang dari rumah ayahnya akira kembali ke akira sebelumnya,akira yang angkuh dan keras kepala, ah entahlah hanya dia yang merasakanya.akira melirik jam hitam dipergelangan tanganya menunjukan pukul setengah7 sore,dirinya belum ingin pulang kearpatemenya,gadis itu memutuskan duduk ditaman komplek disekitar rumahnya, ia ingat masalalunya,diamana saat itu ia berusia 10tahun sedang menangis duduk disini tengah malam setelah insiden pertengkaran orang tuanya akira keluar berinisiatif mencari mamahnya namun nihil.akhirnya akira memutuskan duduk dibangku yang ia tempati sekarang ini ,sampai ketika ia melihat seorang lelaki tampan seusianya menghampirinya. mengingat seseorang itu akira tersenyum. Seseorang yang kini menjadi sahabatnya

Flasback on

"Mamah hiks.." akira menangis tersendu-sendu wajahnya sangat buruk sekarang karna menangis berjam-jam. Dibawah lampu tamaran taman malam ini akira tertunduk

"Kenapa mama pergi hiks..hiks"

"Akira sayang mamah ..hiks" tangisnya semakin keras terdengar nyaring disuasana taman yang sepi ini.

Namun tangisanya kian memelan merasa ada pergerakan orang mendekat,mengusap matanya kasar ,akira mendongok melihat siapa orang yang berada didepanya , akira menatap mata itu,mata hitam legam milik seorang lelaki seusianya. wajahnya tampan campuran barat. Lelaki itu tersenyum,senyum yang mendamaikan.

" kamu kenapa?" Tanya lelaki itu

Akira masih diam mendapati orang asing didepanya akira mulai waspada.

"Jangan takut,aku bukan orang jahat" katanya lagi.

"Aku boleh duduk?"

Akira mengangguk.

Lelaki itupun duduk disamping akira menjulurkan tanganya "alexio,kamu?"

Akira membalas ulurun tanganya aga canggung.

"Akira"

Lelaki itu tersenyum melepaskan tanganya.

"Salam kenal manis"

Akira mengangguk.

"Kamu kenapa nangis disini malem-malem?" Tanya lelaki yang bernama alexio itu manis.

akira menggeleng pelan.

"Hey,bidadari ga boleh cengeng" alexio mengusap ujung mata akira.

"Nanti jelek loh ga cantik lagi" katanya lagi sembil tersenyum.

"Mama aku jahat" lirih akira berkaca-kaca sambil menunduk.

"Mama ninggalin aku sama papah,mama jahat hiks..hiks.." akira menangis lagi.

Tiba-tiba alexio memeluk tubuh mungil akira,mengelus punggung kecilnya sesekali membelai rambut panjang akira, Membiarkannya menangis didadanya.
hingga baju yang ia kenakan basah ulah air mata akira.

"Kamu ga boleh bilang gitu akira,bagaimana pun itu mama kamu" alexio membiarkan akira mengusel didadanya.

"Tap..tapi mama jaaa..hat ninggalin aku hiks."

surprise 18+Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang