jaykir10

113K 876 29
                                        

Bagian paling ku benci dalam mencintai adalah kecewa.

Akira

Setelah kejadian hari Senin lalu haiden tidak terlihat disekolah hal itu membuat teman²nya bingung termasuk akira.

"Lex Jay kemana"tanya Akira ditengah² perjalanya menuju kantin.

Alexio berhenti.

"ngapa?kangen?bhaha." Jawab alexio diakhiri tawa kerasnya.

"Yeuh berak" Akira kesal menoyor keras bahu Alex.

"Sh!" Desis Alex kesakitan.

Akira melengos tak peduli,Alex berdecak kesal berlari kecil mengikuti langkah Akira.

"Keknya anjay-"

"Jay!"potong Akira sebelum alexio melanjutkan kalimatnya.

"Hehe iya Jay" nyengir Alex tanpa dosa "gara-gara kejadian kemaren Jay ga masuk skolah" lanjut Alex,Akira melirik Alex seolah bertanya.

"Lah lu ga tau" Alex mengerti menjawab kebingungan diwajah Akira.

"Jay Kenapa!"

"Lah lu ngapasi kepo amat,gua aja ga tau Jay kemana dimana sama siapa"

"Ilih simpih!" Jawab Akira kesal meninggalkan Alex yang masih melongo mencerna kalimat Akira.

Akira belari kecil menuju kelas TKR,suasana ramai seperti biasanya Akira berhenti mencari keberadaan Arga dan Billy teman sebacotan haiden "kemanasi" kesal Akira tidak menemukan orang yang dicarinya.

"Mas liat Arga sama Billy ga" tanya Akira pada salah satu manusia dikales TKR

"Ga kliatan dari pagi" jawabnya singkat melanjutkan kegiatannya.

Akira berdecak "ck"

"Kalo Jay mas tau ga dia kenapa ga masuk" tanya Akira lagi

Lelaki itu diam seolah memikirkan jawaban.

"Mas" Akira mendekat

"Heh massssss" Akira semakin mendekat agar orang itu merespon

"Budeg"batin Akira

" Helooooo!!" Menepuk pundak lelaki didepanya,lelaki itu kaget

"Yang pertama nama gua Bram bukan mas lu yang kedua kalo tanya ga usah deket-deket gua takut ga suci lagi" jawabnya santai membuat Akira meradang.

"Jauh jauh sono" lanjutnya

"Jingan" batin Akira mulai panas.

"Ga peduli gua sama bacotan lu!,gua nanya Bae-Bae jawabnya ngawur kek idup lu sial!" Kesal Akira emosi.

Bram tertawa,membuat Akira semakin emosi.

"Lu sinting ya!,malah ketawa ,arghhh!!" akira berbalik, kaget mendapati banyak orang yang menyaksikan perseteruannya dengan lelaki didepanya,wajahnya merah malu, marah menjadi satu.

"HAHAHHAHA" tawa seluruhnya membuat Akira mati kutu tidak bisa berkutik.

"Salah masuk kelas lu neng!"

Akira mengatur nafasnya agar stabil.

"Gu...gu..gue kesini cuma mo nyari orang,tapi ni anak haram" Akira menunjuk lelaki didepanya yang tak lain adalah Bram.
"Jawabnya ngawur" lanjutnya berlalu pergi.





Sepulang skolah seperti biasa Kinara dan Akira berjalan bersama menuju parkiran. Akira diam,mendapati temanya tidak bersuara Kinara bingung mencubit pelan pipi Akira namun tidak ada respon

"Heh lu kenapa"

Akira melirik Kinara tak peduli.

"Heh setan"

"Lu kenapa si" menarik tangan Akira agar berhenti.

" Apa" balas Akira cuek.

"Lu kenapa anjing"

"Anjing ga papa kok" balas Akira santai

"Serius dulu,gausa becanda"

Kinara menarik Akira agar duduk dikursi panjang koridor skolah

"Crita sama gua"

"Jay kemanasi" Akira menatap Kinara prihatin,Kinara melongo mendengar kalimat sahabatnya itu "Jay kemasi,Jay ke-ma-na- si"kalimat itu masi terngiang dikepala Kinara

" Hah"

"Gua ga salah denger kir"

Akira menggeleng. "Hmmmm...."

"Jay kena kasus kir, permerkosaan katanya"

Akira kaget tidak percaya" ga ga gamungkin!!"

"Lu booong kan,ga mungkin Jay begitu,lu salah denger kan iyakan!!" Akira berdiri memaksakan dirinya agar tidak percaya perkataan sahabatnya "perkosa?!!" Ulang Akira

" Bella kelas TKJ 2, dia korbannya diruag ganti cowo pas olahraga" jalas Kinara,mendengar itu Akira tanpa disengaja meneteskan airmatanya.

" Ya gua juga gatau kenapa tiba-tiba Bella ada disana" lanjut Kinara

"Kir lu nangis?"Kinara memegang bahu sahabatnya

"Dulu Alex diambil sekarang jay" lirih Akira membuat Kinara mengerti memeluk Akira mencoba menenangkanya.

"Lu suka sama Jay?" Pertanyaan Kinara membuat Akira semakin terisak,Akira mengangguk. Kinara mengelus punggung sahabatnya "gua yakin itu salah paham kir" Kinara mengangguk

"Udah ya Jan nangis belom kebukti juga" lanjut Kinara mengusap bekas air mata Akira.

"Bella bicth!"

BellaliaGatau nulis apaan:v

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Bellalia

Gatau nulis apaan:v

surprise 18+Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang