Tzuyu berbalik, mendapati Jungkok yang tengah mendorong kursi roda Jimin. Mereka berdua mematung.
"Ja-jadi selama ini..."
"Ya benar! Selama ini aku yang membuat semua masalahnya karena aku tak suka kau berdekatan dengan Jungkook! Dia milikku Park Jimin!"
Jimin meneteskan air matanya, tak percaya apa yang barusan ia dengar dari mulut sahabatnya sendiri. Tzuyu tersenyum meremehkan. Sedangkan Jungkook, dia hanya terdiam.
"Tidak, aku tidak akan melepaskan Jungkook!"
"Owh benarkah? Atau..." Tzuyu tiba-tiba mencekik Lisa lalu menyodongkan pisau. Perlahan ia membawa Lisa ke ujung lantai 2 itu dan mengancam akan menjatuhkannya.
Mereka yang melihat itu sontak segera bergegas menyelamatkan Lisa, tapi genggaman tangan Tzuyu semakin direnggangkannya. Kepala Lisa mulai mengarah kebawah dengan kaki diatas.
"A-ah, bergerak sedikit saja maka ucapkan selamat tinggal pada yeoja ini!"
"TZUYU HENTIKAN!"
"Huh hentikan?! Bisa saja, jika kau juga berhenti untuk mencintai JUNGKOOK LAGI!!" bentak Tzuyu dengan penuh tekanan.
Hingga ia semakin melonggarkan cengkraman itu, Lisa berpikir ini mungkin takdir hidupnya namun suara tembakan tiba-tiba terdengar. Tzuyu membulatkan matanya dan melihat kebawah, nampak disana kakinya tertembak dan mengeluarkan banyak darah.
Taehyung yang melihat Lisa sebentar lagi akan terjatuh segera menariknya dan tak memperdulikan Tzuyu yang kini terkurai di lantai.
Polisi datang dan segera menangkap Tzuyu, Jungkook dan Jimin hanya bisa saling pandang memandang. Kenapa polisi tiba-tiba saja datang kemari? Apa hanya kebetulan atau...
"Aku yang menelponnya, dan untung mereka datang tepat waktu." ucap Taehyung seakan membaca pikiran dua sejoli didepannya ini.
•°•°•
"Aku senang Tzuyu sudah tertangkap," ucap Jimin lalu menyandarkan kepalanya di bahu Jungkook.
"Aku juga senang kamu sudah sembuh," timpal Jungkook, mengusap tangan Jimin lalu mengecupnya.
Jimin menatap kearah Jungkook, Jungkook balas menatap kekasihnya itu.
"Maafkan aku, sudah membuatmu tersakiti." air mata sekali lagi keluar dari mata Jimin.
"Sst... Sudah, tidak usah dipikirkan lagi..."
Terpaan angin malam pun mengenai kulit tipis Jimin, membuat namja itu merinding seketika. Jungkook yang menyadarinya segera melepas jaketnya dan memakaikannya ke Jimin.
"Te-terima kasih..."
Jungkook mengangkat wajah Jimin, ditatapnya kedua mata berpupil cokelat itu dan detik kemudian bibir mereka menyatu. Lumatan Jungkook kembali menghangatkan Jimin dan membuat namja itu merasa nyaman.
"Aku mencintaimu, Park Jimin."
"Aku juga mencintaimu Jeon Jungkook,"
Bibir mereka kembali saling menempel, Jimin tersenyum ditengah-tengah ciuman itu dan air matanya semakin deras keluar. Ia bahagia mempunyai kekasih setampan dan sebaik Jungkook, dan ia juga bersyukur takdir kembali mempertemukan mereka.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Sweet Troublemaker [END]
FanfictionKOOK•MIN ✅ >END : 10 - 13 Desember< Berkenalan dengannya, membuat hari-hari Jimin berwarna walau harus menerima faktanya bahwa dia adalah seorang pembuat masalah yang manis. Author BY : Muthiaazzz WARN!! BXB, GAY, LGBT *** Highest Rank : 22 in #Kook...
![My Sweet Troublemaker [END]](https://img.wattpad.com/cover/169782504-64-k223223.jpg)