WARNING!!!
TYPO BERTEBARAN!!!!
#Taehyung's
.
.
.
"Butuh sesuatu?"
.
.
.
Aku dan Lisa awalnya masih terdiam menatap laki-laki itu, namun akhirnya aku menarik tangan Lisa, agar kami bisa masuk.
Lisa menutup pintunya, lalu mengikutiku.
Kami berdua berdiri menghadap laki-laki itu.
"Kalian....Alter Ego?"tanya laki-laki itu.
"Uh-huh,"jawab Lisa, ia mengangguk.
Laki-laki itu tersenyum, "Namaku Seokjin. Kalian bisa memanggilku Jin, selamat datang di tokoku."
.
.
.
Ia memberi kami masing-masing sebuah coffee latte. Setelah memberikannya kepada kami, ia mengaduk miliknya sambil sesekali menghirup wanginya kopi itu.
"Jangan terlalu tegang. Aku tidak menggigit,"sahutnya.
"Ah, maaf,"aku bergumam.
"Jadi sepertinya kamu terluka?"tanya Jin pada Lisa.
Lisa hanya mengangguk sambil menatap Jin polos.
"Sayangnya, sistem uang belum diberlakukan karena ini masih permulaan,"ucap Jin, ia menghela nafas.
"Kami sudah mencari kotak P3K di apartemen kami, namun kami tidak menemukannya sama sekali,"jelasku.
"Memang tidak disediakan kotak P3K dari awal,"komentar Jin, ia mengendikkan bahu.
"Lalu jika peristiwa ini terjadi, bagaimana aku bisa menanganinya? Pasalnya, ada 2 orang di kelompokku yang terluka, dan aku sebagai ketua tidak akan membiarkan mereka terinfeksi hanya karena luka gores kecil,"ucapku tegas.
"Aku harap anda mengerti,"lanjutku, sambil membungkuk sedikit.
"Jangan formal-formal. Kita hanya terpaut 4 tahun,"ucapnya.
Well, 4 tahun adalah jarak yang cukup jauh.
"Ah baik, hyung,"aku tersenyum.
Hei, bagaimana dia bisa tahu jarak umurnya denganku?
"Oh? Aku sudah lama tidak mendengar sebutan itu,"ia tersenyum balik.
"Oh iya, mari kita duduk di dalam,"ucapnya.
Ia menaruh kopinya di meja, dan berjalan ke arah pintu. Ia membuka pintunya, membalik kata "Open" yang tadi bertengger manis di sana menjadi "Closed", lalu berjalan kembali ke arah meja untuk mengambil kopinya lagi.
Setelah ia mengambil kopinya, ia berjalan ke arah rak-rak.
"Ikuti aku,"ia berucap.
Aku dan Lisa hanya bisa mengikutinya. Ia berjalan ke arah pintu hitam, lalu membukanya.
Sebuah ruangan bernuansa putih, seperti ruangan pribadinya itu terpampang apik di depan kami.
Ia mengisyaratkan agar aku dan Lisa mengikutinya masuk. Kami masuk ke dalam ruangan itu, lalu Jin menutup pintunya lagi.
Kami duduk di sofa, dengan Jin yang duduk di sofa berhadapan dengan kami.
"Uhm, kenapa kami dibawa ke sini?"tanya Lisa.
"Aku ingin berbincang sedikit dengan kalian,"jawabnya, ia menyeruput kopinya.
.
.
.
.
"Aku tahu tentang kalian,"ia menyahut.
KAMU SEDANG MEMBACA
THE OBLIVION
FantasíaRank 2 #rosekook . . The Oblivion? Sebuah tempat yang tidak satupun orang tau apa isi dari tempat itu. Tapi... Mengapa mereka harus kesana? Bagaimana ceritanya? . . Baca aja dulu.... BTSXBLACKPINK Don't forget to like and coment... 💕💕
