Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

01 : Mysterious Message

15.1K 1.1K 68
                                        

Park Jiyeon memandang bingkisan dipangkuan nya dengan lamat. Ini sudah kesekian kalinya gadis itu menerima sebuah bingkisan besar yang terletak di depan apartemennya, tanpa ada nama pengirim yang jelas. Dan isinya bukan main-main, sebuah brand ternama yang harganya sangat fantastis. Jiyeon jelas harus berpikir dua kali untuk membeli barang-barang yang mahal seperti itu. Dan anehnya lagi, isi bingkisan tersebut berupa sesuatu yang sebelumnya ia ingin beli saat uang tabungannya sudah cukup. Namun, sekarang ini ia tak perlu mengeluarkan uang lagi. Barang-barang kesukaan itu terpampang jelas didepan matanya sekarang.

Sudah beberapa Minggu yang lalu kejadian ini Jiyeon alami. Semua barang-barang impiannya sudah ada didepan matanya sekarang. Padahal ia sudah berjanji bersama sahabatnya, akan membeli bersama-sama jika uang tabungan mereka sudah mencukupi. Namun, sepertinya hal itu berakhir sia-sia.

"Pengagum rahasia kah?" gumamnya bingung.

Dengan cepat gadis itu menggelengkan kepalanya sendiri, ia tidak punya pengagum rahasia selama ini. Tapi, siapa gerangan orang yang memberikan benda-benda berharga ini? Kira-kira bingkisan ini sudah yang ke puluhan kalinya ia dapatkan. Dengan bentuk yang sama, tanpa ada nama pengirim yang jelas.

Dan di dalam bingkisan yang Jiyeon terima sekarang, terselip secarik kertas dengan beberapa kalimat.

Seseorang yang selalu memperhatikanmu dari jauh.
-Jjk


Kening Jiyeon berkerut, jelas saja. Karena ini pertama kalinya didalam bingkisan yang ia terima terdapat sebuah kertas yang terselip disana. Biasanya hanya kosong. Tak ada petunjuk apapun. Jiyeon selalu menebak-nebak.

Dengan segera Jiyeon membawa bingkisan baru itu ke tempatnya seperti biasa. Jiyeon sudah banyak mengumpulkannya, tapi ia tidak pernah memakai barang-barang tersebut. Entahlah, Jiyeon merasa ragu untuk memakai benda-benda berharga tersebut. Sebab mau bagaimanapun, gadis itu takut sekali kalau ternyata selama ini benda-benda yang ia terima ternyata salah alamat. Salah tujuan? Sungguh memalukan bukan? Tapi, kenapa selalu terletak didepan pintu apartemennya?

Puluhan tumpukan bingkisan yang tertata dengan rapi, berukuran besar, Jiyeon melihat semua itu disertai dengan kening berkerut bingung. Gadis itu menghela nafasnya, sungguh membingungkan. Siapapun pengirimnya, Jiyeon merasa bukan orang yang sembarangan.

Netranya beralih kepada secarik kertas yang ia pegang, meneliti seluruh isinya dan kalimat yang tertulis disana.

'Seseorang yang selalu memperhatikanmu dari jauh'

Apa itu artinya, orang tersebut sudah lama memperhatikannya? Teman lamanya kah? Atau mungkin, temannya yang tidak sengaja terlupakan? Jiyeon berdecak kesal, ia tidak bisa menebaknya jika seperti ini.

'Jjk'

Matanya menyipit, memiringkan kepala dan otaknya berputar untuk mengingat sesuatu. "Apa ini sebuah inisial?" Jiyeon berusaha untuk mengingat nama-nama temannya yang berinisial seperti itu. Namun, nihil. Tangan gadis itu membolak-balikkan kertas itu untuk mencari petunjuk lebih lanjut. Dan berakhir dengan mendesah kasar.

"Tch! Dia pikir aku ini Sherlock Holmes apa?" Jiyeon segera memasukkan kertas itu ke laci meja belajarnya. Kemudian mengambil ponsel untuk menghubungi sang sahabat. Tak butuh waktu yang lama, ponsel tersebut segera terhubung.

"Halo?" Terdengar suara serak diseberang sana oleh pendengaran Jiyeon.

"Ah! Eunha-ya?"

"Hm, apa?"

"Kau kenapa?" Jiyeon bingung, suara sahabatnya seperti orang yang terdengar putus asa dan menyerah kepada kehidupan di dunia, dan memilih mati ketimbang menghadapi permasalahan yang tidak pernah selesai.

Obsession or Love ✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang