Kaisar Yuan terus memacu kudanya semakin kencang, di tempatnya saat ini mereka sudah mampu mendengar suara keributan dari kejauhan.
Warna merah bercampur jingga di arah barat perairan menghiasi langit malam, kaisar Yuan mengertak giginya menahan gejolak amarah yang akan meledak di ubun-ubunnya.
Hanya karna satu orang. Penduduk provinsi Xaoxu harus mengalami kemalangan. Provinsi terbesar kedua dari provinsi Xunlu yang merupakan pusat kerajaan Xiaolu itu harus menerima resiko dan dampak dari ketamakan gubernur mereka.
Saat mereka telah tiba di provinsi Xiaoxu, nampak terjadi banyak kebakaran. Para penduduk mulai berlari sejauh mungkin untuk menyelamatkan diri dengan membawa barang berharga yang masih mampu di selamatkan.
Kaisar Yuan yang melihat kekacauan tersebut semakin terbakar amarah, rahanya mengetat serta wajahnya kini berubah menjadi merah padam.
"Pangeran Xu"
"Yah, yang mulia" jawab pangeran Xu
"Bawa dua ribu pasukan untuk fokus mencari jendral Li Xing, Yui Lang dan bedebah sialan itu. Sembari mencari jendral Li Xing dan Yui Lang selamatkan penduduk sekitar dan amankan mereka, jika ada yang terluka perintahkan para tabib dan perawat yang ikut segera mengobatinya. Zhen akan turun langsung bersama delapan ribu pasukan lainnya untuk membasmi mereka!" Perintah kaisar Yuan
Pangeran Xu nampak tidak setuju akan hal itu. Ini bukan karna ia juga ingin bertarung melaikan ia khawatir dengan kaisar Yuan. Sepeluh tahun tertidur membuat pangeran Xu khawatir dan takut apabila keahlian saudaranya pun telah menurun atau hilang maka dari itu ia sangat tidak setuju.
"Tapi yang mulia---
"Kau tidak usah khawatir dan lakukan perintahku karena ini adalah titah!"
Pangeran Xu hanya mampu menghela nafas berat saat kaisar Yuan memberi aba-aba kepada delapan ribu pasukan prajurit dengan kemampuan di atas rata-rata untuk ikut bersamanya. Kaisar Yuan mulai menjauh memacukan kudanya bersama delapan ribu pasukannya, sedangkan pangeran Xu belum beranjak dari tempatnya sebab ia kini tengah menatap kepergian kaisar Yuan yang semakin menjauh.
"Ku harap anda pulang dengan selamat, gege"
* * * * *
Pangeran Xu menjalankan perintah kaisar Yuan. Ia saat ini tengah mencari jendral Li Xing dan Yui Lang di tengah keributan yang ada. Sebagian prajurit ikut bersama dengannya, kini telah mengungsikan beberapa warga yang selamat ke tenda penyelamatan yang telah mereka bangun. Sedangkan beberapa prajurit lainnya berusaha memadamkan api dengan air sumur ataupun air sungai.
Asap hitam lebah mengepul keatas, kebakaran berhasil dipadamkan dan hanya meninggalkan kepulan asap tebal serta bau hangus yang masih menguar di udara.
Saat ini pangeran Xu belum juga menemukan jendral Li Xing atau pengawal pribadinya Yui Lang. Pangeran Xu sudah merasa sangat lelah hingga ia berniat istirahat dan duduk di sebuah batu besar yang ada di pinggiran sungai yang berada di bawah pohon plum. Saat pangeran Xu beristirahat sejenak, tiba-tiba saja ada yang menepuk pundaknya dari belakang.
Pangeran Xu menoleh dan mendapati jendral Li Xing berada di belakangnya, mata pangeran Xu yang awalnya mulai redup kini memancarkan binar bahagia.
"Anda baik-baik saja jendral?" Tanya pangeran Xu
"Seperti yang anda lihat, aku baik-baik saja!" Jawabnya.
"Tapi apa yang anda lakukan di sini yang mulia pangeran?" Tanya jendral Li Xing bingung akan keberadaan pangeran Xu yang berada dekat dengan posko penyelamatan.
Jika pangeran Xu ada disini, lantas siapa yang memimpin pasukan yang tengah melakukan perlawanan di bibir pantai?
Mungkinkah kaisar Yuan?
.
.
.
.
.
.
TBC
Written on Feb 28th, 2019
KAMU SEDANG MEMBACA
Bride of the Emperor Yuan (END)
Ficción históricaFollow me 😉💕 Written on Feb 14th, 2019 WARNING ⚠ [CERITA TELAH DI HAPUS BEBERAPA PART. JIKA INGIN MEMBACA SECARA LENGKAP, SILAKAN BELI E-BOOKNYA DI GOOGLE PLAY] . . . Shen Ling Ling berpikir dengan menerima tawaran tuan Li Xing untuk menjual dirin...
