datang menerpa kedinginan
diabaikan sepi tanpa dakapan
singgah pada mimpi dan terlupakan
tidak peduli muncul bertentang mata
cuma manusia kerdil dan mereka raksasa
biarkan waktu berhenti sejenak
sewaktu keadaan masih menuntut kebersamaan
kau ghaib lalu menjelma sebentar
manusia pulang sekelip mata
saat semesta tak lagi mengizinkan berjumpa
angin seakan tidak bersahabat
mencari kepastian untuk sembuh
sepasang kaki menuntut pergi tapi masih bertahan
meski tiada yang berharap memohon tinggal.
4/4/2019|1:30am|khamis
ANDA SEDANG MEMBACA
Angin Lalu
PoetrySebuah puisi aneh yang ditulis oleh manusia aneh yang suka kesendirian,kesunyian dan jauh dari kebisingan pelusuk kota.Nyatanya,manusia aneh ini masih ragu lagi dalam tulisan puisinya,tapi masih tetap ingin menulis untuk mengisi kekosongan harinya. ...
