aku tenggelam dalam lautan noda
di ruang tanpa cahaya,cuma kabut samar-samar
menghukum diri dari dosa
terbentang jalan untuk membasuh tinta
pada pantul kaca bertentang lekuk tubuh seseorang
menilai dari sudut jiwa tanpa cela
kau akan tunduk dari rahim ibumu
menjahit tubuhmu tanpa cacat sejak dulu
lalu terbebas menempuhi perang
dan membekas titik hitam--pada balutan pakaian putih.
10/4/2019|rabu |12:26am
ANDA SEDANG MEMBACA
Angin Lalu
PoetrySebuah puisi aneh yang ditulis oleh manusia aneh yang suka kesendirian,kesunyian dan jauh dari kebisingan pelusuk kota.Nyatanya,manusia aneh ini masih ragu lagi dalam tulisan puisinya,tapi masih tetap ingin menulis untuk mengisi kekosongan harinya. ...
