Di tahun ini
tiada namamu kusebut
tiada wajahmu kutatap
tiada suaramu kudengar
hanya bayangan yang beredar-
di benak fikiran
padahal sebelumnya kau yang paling riuh
Di tahun 2019
pulangnya kau di negeri abadi
terpisah dua alam berbeda
tapi tak mahu larut dalam sendu
betapa ada yang rindu
cuma doa jadi perantara
teruntuk dia yang dikasihi
aku sendiri akui itu
Di tahun ini
separuh jiwanya hilang
masih ada tangis terpendam
yang terluah saat diam
namun diabaikan dengan sibuk.
22/7/2020|rabu
ANDA SEDANG MEMBACA
Angin Lalu
PoesieSebuah puisi aneh yang ditulis oleh manusia aneh yang suka kesendirian,kesunyian dan jauh dari kebisingan pelusuk kota.Nyatanya,manusia aneh ini masih ragu lagi dalam tulisan puisinya,tapi masih tetap ingin menulis untuk mengisi kekosongan harinya. ...
