Dihari ini aku ingin mengatakan kalau aku masih hidup
aku masih hidup
aku yang disini masih bernafas
aku tahu
walau hidup 1 000 000 000 tahun lamanya
aku tetap dianggap angin lalu
bisa menatap tak dapat menggapai
bisa bicara tapi tak bersuara
aku terpuruk
mahu disapa tapi hampa
aku cuma seperti tembok
yang kaku dan dingin
Disini aku ingin mengatakan
kalau aku masih mahu bersahabat
aku ingin bersahabat
tapi dia menjauh
wujudku benar-benar sepi
mulut pun boleh jadi basi
kerana terlalu lama berdiam
sampai nyamuk pun diajak bicara
aku kecewa
sahabat datang dan pergi
bertukar ganti setiap waktu dan persinggahan
aku ingin menegaskan diam dan sendiri lebih baik
dari harus terpuruk dengan kecewa yang hampa dan sampah
bertahan
masih ada Tuhan yang sayang
jangan lelah berdoa
suatu saat nanti pasti ada sinar yang menyapa dikala kau dalam kekalutan.
18/7/2020|sabtu|15:15 pm
ANDA SEDANG MEMBACA
Angin Lalu
PoetrySebuah puisi aneh yang ditulis oleh manusia aneh yang suka kesendirian,kesunyian dan jauh dari kebisingan pelusuk kota.Nyatanya,manusia aneh ini masih ragu lagi dalam tulisan puisinya,tapi masih tetap ingin menulis untuk mengisi kekosongan harinya. ...
