" Bantu gue buat ngelupain dia,gimanapun caranya ", Rafa
" Apapun kan ku lakukan asalkan bisa selalu bersamamu ", Keyra
Kita hanya sebatas sahabat,
Tapi salahkah jika aku menganggap lebih?
Kita hanya sebatas teman dari kecil,
Tapi salahkah jika aku...
Manusia tak bisa memilih pada siapa ia jatuh cinta. Yang bisa ia lakukan ialah,memilih untuk memperjuangkan cinta atau menyerah dalam diam?
..One Day With You..
Keesokan harinya, Keyra bangun dan langsung melihat ponsel nya. Ia sedikit kecewa karna kakaknya belum juga membalas line nya. "Padahal udah di read tapi kog nggak di bales ya? Mungkin kak Bryan sibuk" Ucapnya dalam hati.
Drrttt Drtt Drrttt Handphone Key bergetar menandakan ada pesan masuk.
+628****** Lo harus MATI
Keyra kaget dengan pesan tersebut,pasalnya ia tak merasa mempunyai musuh. Ia sedikit takut ketika membaca pesan tersebut. Tak lama kemudian ponsel nya bergetar lagi.
Drrtt Drrttt Drttt
+628****** LO HARUS RASAIN APA YANG GUE RASAIN. LO HARUS MENDERITA. LO HARUS MATI!!!!!!
Keyra semakin takut dengan pesan yang ia baca. Ia menangis dan menundukkan kepalanya ke lututnya berharap ada yang melindunginya. Seandainya ada Bryan,pasti ia akan memeluk kakaknya itu.
Drrtt Drtt Drrtt
Handphone Keyra kembali bergetar ia masih dalam posisi yang sama. Ia takut untuk melihat ponsel nya karna line yang masuk pasti akan tampil di layar handphone nya.
"Key takut kak. Key takut sendirian." Ucapnya dengan masih dengan posisi yang sama
Drrrttt Drrt Drrttttt Kau Mengajarkanku mengenal cinta Menguatkan aku terus melangkah Tak ingin kau tersakiti Coba tuk selalu ada Tetap bertahan untuk menjagamu
Ponsel Keyra kembali bergetar,namun bukan pesan masuk tetapi telephone. Ia mendongakkan kepalanya melihat ke arah handphone nya. Ia sedikit lega karna yang menelpon Andra bukan orang yang meneror nya tadi. Ia segera mengangkat telephon dari Andra.
"Hallo?" Ucap Keyra
"Key. Lo di rumah nggak?" Ucap Andra
"Iya Ndra. Key di rumah. Kenapa?"
"Gue ke rumah lo sekarang boleh?"
"Ngapain?"
"Kita kan mau ke taman ? Jangan bilang lo lupa?"
"Oiya Key lupa. Yaudah Andra kesini ya Key mau siap siap dulu"
"Hahahhaha.. Iya Key, lo tenang aja,gue nanti nunggu langsung di ruang tamu ya"
"Iya Andraaa... Key siap siap sekarang ya, udah jam 8 niihh."
"Iya. Gue On the way ke rumah lo sekarang"
"Iya."
Keyra mematikan sambungan telephone nya. Ia melihat pesan yang tadi belum ia lihat, ia merasa sedikit takut karna pesan yang sama yang ia terima dari nomor yang tak ia kenal.
+628****** LO HARUS MENDERITA DAN MATI.
Keyra mematikan ponselnya ,ia menghembuskan nafas panjang "Keyra nggak boleh takut, itu pasti cuma orang iseng" Ucapnya pada dirinya sendiri.
Keyra segera bersiap siap untuk pergi ke taman, sesuai janjinya kemarin.
Keyra sudah siap dengan pakaiannya. Ia mengenakan baju berwarna putih dan rambut yang ia kuncir satu.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.