" Bantu gue buat ngelupain dia,gimanapun caranya ", Rafa
" Apapun kan ku lakukan asalkan bisa selalu bersamamu ", Keyra
Kita hanya sebatas sahabat,
Tapi salahkah jika aku menganggap lebih?
Kita hanya sebatas teman dari kecil,
Tapi salahkah jika aku...
"Lebih baik kamu fokus pulihin dulu tubuh kamu Key" Ucap Reyhan
"Jadwal kemo kamu nanti kan?" Tanya Dara. "Hari ini kamu kemo, liat kondisi kamu nanti setelah kemo" Ucap Dara lagi
"Jika stabil kamu boleh berlibur, tapi kalau belum stabil maka maaf Kakak nggak bisa ijinin kamu" Ucap Bryan
Keyra membalas dengan senyumnya.
"Kak? Kemo sekarang boleh?" Tanya Keyra
"Kenapa memangnya?" Ucap Dara
"Nggak papa kog kalau nggak boleh" Ucap Keyra
"Kita cek kondisi tubuh kamu, baru bisa kemo" Ucap Dara
Keyra tersenyum dan Dara pun memeriksa tubuhnya.
"Kondisi kamu siap Kemo Key" Ucap Dara
"Lakukan sekarang kak" Ucap Keyra tersenyum
"Kalian tolong keluar dulu ya" Ucap Dara
-
Kemo telah selesai di lakukan, Keyra masih memejamkan matanya, Bryan pun setia menunggu adiknya siuman.
Drrttt Drttt Drtt
Ponsel Bryan berdering menandakan ada panggilan masuk.
"Papa?" Ucapnya kemudian mengankat telfon dari papanya.
"Hallo pa?" Ucapnya
Keyra perlahan lahan membuka matanya. Tubuhnya terasa sangat sakit setelah kemo. Ia merasa sangat pusing. Ia melihat ke arah Bryan dan tak sengaja mendengar suaranya.
"Bryan, kamu dimana?" Ucap Rio
"Bryan lagi ada urusan pa, kenapa emangnya?"
"Papa ingin ketemu Keyra, bisa suruh datang sekarang?"
"Ada apa emangnya pa?" Ucap Bryan kemudian melihat ke arah Keyra yang telah membuka matanya, kemudian tersenyum yang di balas senyum oleh Keyra.
"Papa punya sesuatu untuknya"
"Iya pa, nanti kalau Bryan ketemu tak suruh kesana"
"Yaudah papa tutup ya"
"Iya"
Bryan menghampiri Keyra yang tengah menatapnya.
"Kamu tau apa yang papa bilang tadi?" Ucap Bryan dengan semangat
"Apa kak?" Tanya Keyra
"Papa punya sesuatu buat kamu"
"Oh ya? Keyra seneng bangeett kak" Ucap nya tersenyum sambil mengeluarkan air matanya. "Ini pertama kalinya papa minta Key nemuin papa" Ucapnya lagi
"Iya gue juga seneng dengernya"
"Kak? Key boleh kan nemui papa?" Tanyanya
"Gue panggil Dara dulu" Ucap Bryan kemudian memanggil Dara
Darapun datang ke ruangan Keyra di rawat.
"Key, saya minta maaf" Ucap Dara
"Kenapa kak?" Tanya Keyra
"Kondisi tubuh kamu nggak mendukung buat kamu jalan jalan sekarang" Ucap Dara
"Kalau gitu, Key boleh ketemu papa?" Tanya Keyra
Dara menoleh ke arah Bryan, Bryan telah menceritakan tentang perlakuan papa mamanya terhadap Keyra.
"Boleh tapi jangan lama lama ya" Ucap Dara membuat Keyra senang.
"Makasih ya kak" Ucap Keyra sambil memeluk Dara
"Kakak yang anterin kamu" Ucap Bryan
"Iya, kita pergi sekarang ya kak" Ucap Keyra. "Ganti baju sama pakai rambut palsu juga. Biar papa mama nggak tau kalau Key sakit" Ucapnya dengan senyuman
"Iya" Ucap Bryan meringis melihat adiknya yang semangat bertemu dengan papanya.
Keyra pun mengganti pakaian rumah sakitnya dengan pakaian yang sengaja Bryan beli untuknya. Dara pun membantu untuk penampilan Key agar tidak terlihat seperti orang sakit.
"Selesai." Ucap Dara
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Makasih kak, Key kelihatan sehat kan?" Ucapnya
"Iya" Ucap Bryan
"Key ingat, kamu nggak boleh kecapean" Ucap Dara mengingatkan