💠💠💠💠
Hening
Suasana ruang BK begitu hening, Jeta sudah duduk manis dengan seragam Cahaya Mentari miliknya yang lain.
Sedangkan Erika meremas jari jari tangannya dengan cemas, ia tidak siap bila harus di skorsing
"Jorell, Denny, Anggi dan Leoni kembali ke ruang osis sekarang"perintah guru BK dengan nada tegas tak terbantahkan
"Baik pak"jawab ke empat pengurus osis itu dan keluar dari ruang BK
Ruang semakin hening dan mencengkam
"Udah selesai adu jotosnya?"tanya guru BP dengan tatapan datarnya
Kacamata yang dipakai oleh guru itu melorot di pangkal hidung, "maaf pak bambang"ujar Erika dengan nada bergetar
Jeta dengan santainya memangku kakinya dan melipat tangannya di depan dada
Jeta berdehem sebentar
"Maaf pak menyela"ujar Jeta
Tatapan mata Pak Bambang beralih ke Jeta
"Ini semua salah saya pak, saya yang mencari masalah. Dan mungkin kepindahan saya ke Samudera kurang berkenan dengan hati anak anak disini"ujar Jeta dengan nada yang dibuat buat
"Ni anak kota maunya apa sih?"geram batin Erika
Pak Bambang terdiam tatapan matanya menjadi tajam dan menusuk seakan menunggu Jeta menjelaskan lebih lanjut
"Mungkin kepindahan saya ini membuat seisi Samudera tidak nyaman dan merasa bahwa saya tidak pantas ditempat ini, lagi pula hari pertama saya terlambat dan sekarang saya lupa menggunakan seragam Samudera. Dan malah menggunakan seragam sekolah lama saya"jelas Jeta dengan enteng
Tatapan mata pak Bambang tak beralih dari Jeta, "Erika keluar dari ruangan ini dan pergi ke ruang osis. Berikan buku poinmu pada ketua osis!"tegas Pak Bambang
"Baik pak"jawab Erika
Jeta tersenyum kecil seakan puas dengan apa yang terjadi
"Elysia Marjeta"gumam pak Bambang
"Iya pak"jawab Jeta tersenyum manis
"Saya bangga dengan tingkah kamu ini"jelas pak Bambang dengan nada datar
Jeta diam menghargai gurunya ini yang ingin melanjutka ucapannya
"Kamu baru tiga hari di Samudera dan sudah membuat kegaduhan, bahkan poinmu sudah minus 89. Kamu berpikir sekolah ini adalah tempat bermain anak anak?"tanya pak Bambang tajam
"Maaf pak, saya tidak sengaja melakukannya"jawab Jeta dengan tatapan jenaka
"Saya tidak akan menghukum kamu Elysia, saya akan berikan tugas ini untuk Jorell"jelas pak Bambang
Rahang Jeta terjatuh mengikuti pergerakan pak Bambang yang sedang menelpon Jorell untuk kembali ke ruang BK
Dan tanpa menunggu lama
Ceklek
Pintu ruang BK terbuka, Jorell berdiri di belakang Jeta dengan tangan yang ditaruh di belakang punggung
"J, urus dia"tegas pak Bambang
Dan tanpa menunggu lama Jorell menarik Jeta keluar, atau lebih tepatnya menyeret Jeta keluar
Setibanya diluar ruangan
"Haaahh, akhirnya"ujar Jeta seraya menepis tangan yang digenggam oleh Jorell
"Lo gak beli seragam Samudera di koperasi?"tanya Jorell dengan nada dingin
"Uhhh, sorry yah pemimpin eang gue udah beliin seragam Samudera kemarin. Tapi sayangnya tadi pagi gue buru buru jadi pake baju Cahaya Mentari dan bawa cadangannya juga baju Cahaya Mentari."jelas Jeta enteng dengan mata berbinar
"Lo bangga? Lo senang?"tanya Jorell
"Yes i am proud with myself"jelas Jeta enteng
"Are you happy?"tanya Jorell lagi
"Yes, of course!"jawab Jeta
"Capt, just info. I am happy in here, for first imperession maybe I don't like this place. But after I meet you and others explorers, I think I like this place"sambung Jeta
"Info lo gak berguna"jelas Jorell enteng
"Pemimpin biar gue jelasin satu hal yang mungkin lo gak tau, di tempat ini gue bisa mengekspresikan diri gue tanpa beban. You know I fell better in here. Gue bisa bersenang senang bisa have fun and enjoy my life, gak ada seorang pun yang bisa ganggu gue. And the first point gue gak sok alim alim bangsat disini"ujar Jeta dengan kekehan lucu
"Lo bangga?"tanya Jorell untuk kesekian kalinya
"Of course capt I proud with myself, I am happy and I think I can stay in here"jelas Jeta seraya mangut mangut
"Ck"decak Jorell
Jeta yang awalnya menunduk dan tersenyum dalam pun kembali mendongakkan kepalanya, menatap Jorell menunggu reaksi apa yang akan dikeluarkan oleh pemuda itu
Jorell mengeluarkan smrik-nya menatap Jeta dengan pandangan jenaka lalu terkekeh kecil
"Seriously? You proud?"tanya Jorell dengan nada tenang namun dengan tatapan mata yang jenaka
Jeta diam menunggu lanjutan dari Jorell
"Gue gak tau yah Marjeta di otak cantik lo itu pemikiran lo arahnya kemana"jelas Jorell sungguh sungguh
"Tapi satu hal yang gue nyimak dan simpulin dari diri lo itu hanya satu Marjeta, dan satu hal itu bukan hal bagus. Mungkin lo emang pintar, oke gue gak raguin hal itu. lo cantik yah cantik itu untuk semua cewek relatiflah yah, kaya? Udah keliatan dari tampang lo. Tapi sayangnya sejuta kelebihan yang lo milik udah dikalahin sama satu kelemahan yang lo anggap sebagai permainan"ejek Jorell
"Apa maksud lo?"tanya Jeta
"Kelemahan lo itu adalah bad attitude yang ada dalam diri lo sendiri, lo boleh punya many excess. Tapi sayangnya bad attitude yang lo punya udah ngalahin berjuta excess yang ada"jelas Jorell
Jeta terdiam tatapan matanya menajam dan menusuk, Jeta tidak suka yang seperti ini
"Marjeta, gue salut sama lo. Lo punya banyak kelebihan overall gue gak bisa ngelak soal itu. Tapi sayangnya lo cuma pinter di materi doang praktiknya nol besar, gue kasian sama guru PPKN yang ngajar lo. Udah susah susah jelasin, sudah memberi pengertian berulang kali. Tapi muridnya hanya pintar di otak dan akademik, karena sikap dan wataknya ckck.. Masih butuh pengarahan yang lebih banyak"ujar Jorell dengan tatapan mata yang mengatakan bahwa Jeta adalah manusia ternaif didunia
"Marjeta kalau lo masih mau pacu adrenalin lo pintu masih terbuka dengan lebar, tapi kalau lo masih banggain bad attitude yang lo punya maka lo harus siap untuk kalah. Ingat Marjeta ini bukan peringatan atau hukuman yang gue kasih, ini hanya sekedar teguran!"jelas Jorell diakhir dengan nada rendah
"Ingat Marjeta kesenangan lo ini hanya permainan liar yang lo ciptain didalam otak lo itu."tambah Jorell di sertai dengan kedipan mata ringan lalu pergi meninggalkan Jeta begitu saja
Jeta mengepal tangannya hingga buku buku jarinya memutih, Jeta tidak terima dengan semua ini.
Karena untuk pertama kalinya Jeta harus mengolah dan mencerna teguran yang tidak masuk akal tapi dapat menyayat siapa saja
"Pemimpin teguran lo untuk gue terlalu nyata buat gue simak!"geram batin Jeta
Heyyyyy semoga suka :')
Inilah part yang membuat saya badmood dan harus menulis ulang -,- saya kesalnya sampe ke ubun ubun😪
Hanya sekedar info, jangan lupa reviewnya :')
Salam si amatiran
GVJS❤
KAMU SEDANG MEMBACA
Dih-, (COMPLETED✔)
Teen FictionJorell Laurel Kenzie cowok yang memiliki arti nama 'Laki-laki yang menjadi pemimpin bijak sana, serta dia yang menyelamatkan dan memberi rangkulan'. Cowok dengan sejuta keburukannya mulai dari bad boy, perokok, dingin, datar dan yang terburuk adalah...
