WARNING! ENDINGNYA NYAKITIN JARI :)
💠💠💠💠
Mutiara indah yang tersesat¿
Not me.
-Elysia Marjeta Nadine
Duduk di setapak yang merupakan tempat Jeta menemukan Jorell berkelahi pun menjadi pilihan mereka
Benda nikotin menempel manis di bibir Jorell dan untuk pertama kalinya Jeta benar benar duduk di samping Jorell yang sedang merokok
"Ekhm, lo gak keganggu kan?" tanya Jorell retoris
"Of course not," ujar Jeta seraya mengibas kibaskan tangannya
"Jawaban lo terlalu keterbalikkan dari apa yang lo lakuin," ujar Jorell lalu dengan tanpa perasaanya ia tetap menghisap benda itu
Jeta mencibir sinis, "kalo hanya untuk formalitas sebaiknya gak lo lakuin," cibir Jeta secara frontal
Yeah, dan itulah Marjeta.. hanya menjadi kalem beberapa detik yang lalu
Jorell mendengus sinis, ternyata yang ia lihat tadi hanya kebetulan
"Lu mau ngomong apa J?" tanya Jeta enteng
Jorell tak menyahut, ia tetap menyesap benda nikotin yang hampir setengah
Jeta mendesah malas, ia menatap wajah Jorell dengan tidak bersahabat
"Kalo gak ada yang mau lu bacotin, ngapain bawa gue ke sini sih?!" kesal Jeta
"Lo yang nyeret gue ke sini, gue mau kita ngomong di lapangan."
Jeta menatap Jorell tak percaya, "lo udah gila?" tanya Jeta sangsi
Jorell mengangkat alisnya enteng, Jeta menggeleng tak percaya
"Lu kalo mau ngomong yah tinggal ngomong J, ngapain lu pake acara buka buka jaket hah? Mau pamer gambaran kelulusan di badan lo, padahal belum kelulusan," ejek Jeta
Jorell tampak tertarik lalu memasukan sebelah tangannya ke saku celana, "memangnya kenapa?"
"Kenapa apanya Pemimpin??" tanya Jeta gemas ingin mengulek wajah tenang milik ketua OSIS Samudera itu
"Apa salahnya mereka tau gue punya tato? Toh mereka tau gue pernah jadi napi. Sekalipun gue pake tato, mereka gak bakal sampe mati kena serangan jantung saking kagetnya," jawab Jorell dengan panjang lebar
Rahang Jeta jatuh tanpa bisa ditahan
Plak
Jeta menabok keras jidat Jorell, Jorell melotot kaget. Rokok yang tinggal sedikit itu pun jatuh ke tanah
"Lo tau kan J, lo itu---"
"Gue itu?"
Hening, Jeta menahan ucapannya yang sudah di ujung lidah
Jeta memilih bungkam dan menjauhkan dirinya dari Jorell, Jorell menatap Jeta penuh ejekan
"Seberapa banyak yang lo cari anak kota?" sarkas Jorell
Jeta tampak bungkam, "gue mau denger hasil nilai, biar bisa pergi dengan tenang!"
Ya, sudah jelas bahwa Jeta menghindar... hanya alibi pasaran yang Jeta keluarkan untuk menghindar
Bohong?!
Tentu saja, karena Jeta awalnya sudah berniat kembali ke hotel dan mempersiapkan barang sisanya
KAMU SEDANG MEMBACA
Dih-, (COMPLETED✔)
Teen FictionJorell Laurel Kenzie cowok yang memiliki arti nama 'Laki-laki yang menjadi pemimpin bijak sana, serta dia yang menyelamatkan dan memberi rangkulan'. Cowok dengan sejuta keburukannya mulai dari bad boy, perokok, dingin, datar dan yang terburuk adalah...
