Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
-New Version
Tok tok tok!
Jungkook mengetuk kaca mobil milik Taehyung dengan pelan yang di dalamnya hanya ada Arion yang tengah menatap lurus, pandangannya kosong dan tidak terbaca.
Arion menoleh, melihat disana guru kesayangannya yang tengah tersenyum manis menampilkan kedua gigi kelincinya yang menyembul lucu sambil memberi kode untuk di bukakan pintu, namun anak itu tampak tidak menggubris sedikitpun. Ia malah mengalihkan pandangannya ke arah lain.
Dan Jungkook tidak menyerah, Ia pindah ke sisi mobil lainnya. Kini matanya bertemu langsung dengan manik tajam Arion. Jungkook melambaikan tangannya, lalu berkata “Buka pintunya ya? Ssaem ingin mengatakan sesuatu pada Arion.”
Lagi-lagi Arion mengalihkan atensinya dan kedua kalinya juga Jungkook pindah ke sisi mobil lainnya guna bisa membujuk bocah tersebut.
Tok tok tok!
“Arion.” Mohon Jungkook, berharap kali ini Arion mau mendengarkannya. Namun yang terjadi malah seperti yang sebelumnya;
Arion mengalihkan padangannya lagi!!! WTF :'(
“Huhhh.” Jungkook mendengus pelan, lalu entah angin dari mana tangannya beralih memegang gagang pintu mobil tersebut.
Clek
dan tiba-tiba pintu mobilnya terbuka begitu saja, ternyata tidak dikunci!
“Astaga bodoh sekali kau Jungkook.” Gumam Jungkook sendiri merutuki kebodohannya.
“Arion?” Jungkook menyentuh pundak muridnya itu dengan lembut namun dengan cepat di tepis oleh empunya.
“Ssaem, menjauhlah dariku.”
Arion masih setia membelakangi Jungkook, namun tidak ada sedikitpun keinginan Jungkook buat nyerah merayu bocah tersebut. “Arion kenapa? Marah dengan Ssaem?”
Arion hanya diam, tidak menggubris sedikitpun pertanyaan dari Jungkook.
“Tolong jangan mendiami Ssaem, bicara lah sayang. Ssaem tidak suka Arion hanya diam.” Bujuknya lagi.
“Baiklah, kalau begitu Ssaem pergi saja.”
Jungkook berbalik, berharap dengan cara ini ia berhasil untuk membujuk Arion untuk berbicara padanya.
Namun terkadang realita tidak sesuai dengan ekspetasi, Arion tetap diam di mobil dengan posisi juga tetap membelakangi dirinya.
Jungkook menghela nafasnya pelan, lalu kembali berbalik menatap punggung sempit Arion disana. "Arion sayang, serius tidak ingin berbicara dengan Ssaem?