Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
-New Version
Saat memasuki ruangan tersebut Taehyung begitu terkesima. Bagaimana tidak, aroma lavender bercampur dengan Citrus yang begitu memabukkan dirinya serta barang-barangnya yang tertata rapi disana. Definisi dari sebuah kerapian.
Sedangkan putranya sudah duduk manis di atas sofa maroon di ruangan tersebut, membawa ranselnya ke depan lalu membukanya untuk mengambil benda canggih pipih miliknya.
“Rion, kemarikan ponselnya. Disekolah tidak ada yang bermain ponsel.” Tegur Taehyung menengadahkan tangannya.
“Gurunya juga belum datang, jadi bermain sebentar bukanlah masalah besar.” Jawabnya acuh tanpa mengalihkan pandangannya dari ponsel yang ia genggam.
Taehyung menghela nafasnya pelan, lalu ikut duduk di samping putranya. Berdebat dengan putranya memang tidak akan ada habisnya, jadi lebih baik dia mengalah saja.
“Selamat pagi.”
Suara nya begitu lembut, menenangkan, dan entah kenapa Taehyung sedikit berdebar.
Dua pria yang masih terduduk di sofa menoleh ke asal suara, disana tepat di ambang pintu sosok pria manis tengah berdiri dengan senyuman merekah, serta dua gigi kelinci yang menyembul lucu. Oh astaga, kenapa Taehyung jadi salah tingkah begini melihat pria di depannya ini.
“Ekhem.” Taehyung berdehem sekilas menghilangkan rasa gugupnya, lalu berdiri sambil merapikan jasnya “S-selamat pagi.” Ah sial kenapa ia bisa gugup begini.
“Tuan Kim Taehyung?” Si manis bertanya masih dengan senyumannya.
“Iya, K-kau Jeon Jungkook?”
“Iya Aku Jeon Jungkook, guru kelas dua disini dan,hey siapa namamu tampan?” Jungkook menyamakan posisinya dengan Arion yang kini tengah berdiri disamping Ayahnya.
“Arion.” Jawabnya ketus dan Arion masih setia memainkan ponselnya.
“Dia putraku, Kim Arion.”
Baru kali ini Jungkook dicuekin oleh seorang bocah, biasanya dengan sekali sapaan dan sedikit rayuan saja dia sudah bisa memikat hati seorang anak. Minimak membutnya tersenyum. Tapi ini berbeda,
Lalu Jungkook berdiri, “Tuan bisa pergi sekarang, saya yang akan menjaga putra anda. Anda tidak perlu khawatir.”
“Baiklah, Trimakasih Jungkook.” lalu Taehyung beralih ke putranya “Rion kemarikan ponselnya dan ikut Ke Kelas dengan Jungkook Ssaem.”
Arion menurut, memberikan ponselnya kepada sang ayah setelah itu mengambil tasnya yang tergeletak di sofa dan kembali memakainya.
“Kalau begitu saya pergi dulu, saya titip Arion.” Ucap Taehyung pada Jungkook.