13

18.7K 2.4K 202
                                        

Jangan lupa vote :)

Jangan lupa vote :)

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

-New Version












Jungkook kembali melakukan aktivitas pagi sebagaimana biasanya, walau sedikit perasaan sedih mengganjal dalam hatinya karena murid kesayangannya, Arion mendapat skorsing selama tiga hari dari sekolah tersebut.

Jungkook berjalan dengan pelan menuju halte, duduk di bangku halte sembari menunggu bus lewat. Ia akan naik bus sekarang, pasalnya ia merasa kurang enak badan pagi ini dan Jungkook rasa dirinya tidak akan kuat sekedar berjalan kaki menuju Ke Sekolahnya, maka dari itu ia memutuskan untuk naik bus saja.

Sebuah bus berhenti, Jungkook bergegas naik dan langsung saja duduk di kursi tengah dekat dengan jendela.

Pagi ini bus lumayan sepi, hanya ada seorang ibu hamil didepan beserta pria asing dengan pakaian serba hitam yang duduk di pojok paling belakang. Jungkook total abai dengan keberadaan pria tersebut, ia memilih memejamkan matanya sembari menyandarkan kepalanya pada bagian kursi belakang.

Tanpa Jungkook sadari pria dengan balutan serba hitam tersebut terus saja memperhatikannya, lalu detik berikutnya ia merogoh handphone dari saku celananya lalu mendial nomor seseorang.

“Dia sudah berada di dekat saya tuan.”

Seorang pria tersenyum kemenangan di sebrang sana.

Bagus, lakukan tugasmu dengan baik! Malam ini Jungkookie harus bersamaKu.

Bersamaan dengan kalimat itu, sambungan telfon diputuskan secara sepihak dan pria berpakaian serba hitam tersebut mulai menjalankan tugasnya sekarang, yaitu membawa Jeon Jungkook ke hadapan tuan besarnya.



;

Jennie datang ke rumah milik Taehyung, lalu memencet bel rumahnya beberapa kali hingga sosok wanita paruh baya yang ia tebak ada pembantu Taehyung muncul dan menyambutnya sopan.

“Selamat pagi nyonya, ada yang-”

“Aku ingin bertemu Taehyung, bisakah anda minggir. Saya ingin masuk.” Cetus Jennie membuat sang pelayan refleks mengeser tubuhnya bersamaan dengan Jennie yang langsung masuk ke dalam.

Dengan langkah anggun Jennie masuk ke dalam, ia lefleks memutar bola matanya malas ketika melihat Arion sedang sarapan di meja makan seorang diri, sedangkan Taehyung mungkin masih bersiap-siap untuk pergi ke kantor.

Akting yang bagus jenn, buat taehyung kagum!” batin Jennie yang akan memulai aksinya.

“Selamat pagi Arion.” Sapa Jennie membuat Arion menoleh sekilas, lalu kembali fokus pada makananya. Cuek sekali.

“Sialan anak ini!” Jennie membatin lagi.

Namun Jennie berusaha sabar. Demi mendapatkan Taehyung, ayah dari bocah biadab ini.

Baby Breath│Kth.JjkCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang