23

14.7K 1.7K 147
                                        

-New Version

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

-New Version

Short cap, sorry ToT
















Arion tersenyum ketika mengingat lagi kejadian dirinya yang berhasil menangkap Yoonji tadi siang, serta memberikan sebuah hukuman berupa remasan pada pantat bulat bocah itu hingga hampir membuatnya menangis.

Cengkraman Arion tidak main- main, tangannya yang sangat pas dengan pantat mungil Yoonji tentu membuat Arion semakin gencar melakukan aksinya, apalagi tekstur'nya sangat kenyal, dirinya serasa sedang bermain squshy.

Bukan hanya itu, Arion juga mengancam akan meninggalkannya sendiri disana jika ia tidak mau mengikuti kemaun si bocah Kim. Fakta baru, Arion itu pemaksa.

Ia menyuruh Yoonji untuk ikut ke sebuah taman kaktus yang terletak di atas taman biasanya, terlihat seperti sebuah rumah namun tempat ini dibuka untuk umum.

Sebenarnya Yoonji malas sekali mengikuti kemauan anak dari Kim Taehyung ini, tapi akibat ancaman yang didapatnya, Yoonji terpaksa ikut saja.

Instagram Update.

Instagram Update

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Arion.Kim-❣️

Arion memposting foto dirinya di instragam, foto hasil dari jepretan Yoonji yang harus menaiki sebuah kursi terlebih dahulu demi mendapat gambar terbaik.

Dan hasilnya juga cukup memuaskan bagi Arion, buktinya saja ia terus memandang foto itu sedari tadi, sambil tersenyum tidak jelas karena mengingat tingkah konyol bocah bermata sipit anak om Jimin.

Pintu terbuka, menampilka sosok pria manis yang kini memasuki ruang kamar putranya. Jungkook berjalan mendekati Arion yang masih duduk bersandar di kepala ranjang dengan sebuah ponsel di tangannya.

"Sayang, kenapa belum tidur."

Arion menoleh ke sumber suara. "Menunggu bunda, bunda kenapa lama sekali?" Jawab Arion, lalu meletakkan poselnya di atas nakas dan menggeser posisi'nya untuk memberikan Jungkook space tempat tidur.

Jungkook tertegun, ia pikir Arion sudah tidur sejak tadi. Pasalnya ini sudah jam dua belas malam lebih, dan pesta pernikahan yang dilanjutkan di rumahnya berakhir satu jam lalu. Seharusnya kan bocah seumuran dirinya sudah tidur nyenyak dari tadi, tapi putranya ini tidak ada tanda- tanda jika dirinya tengah mengantuk.

Padahal Jungkook sengaja terlambat menemui Arion, karena berharap bocah tersebut sudah tidur mendahuluinya;

Jadi dirinya kan bisa melakukan____

"Bunda, kenapa diam disana?"

"Eum tidak apa- apa kok, ayo kita tidur."

Pria manis itu mulai merebahkan dirinya di sisi kanan Arion, dan seperti biasa putranya itu akan otomatis mendekat ke arahnya.

Baiklah, mungkin Jungkook bisa menidurkan Arion terlebih dahulu dan jika nanti putranya itu sudah tidur, ia bisa pindah ke kamar Taehyung sesuai janjinya tadi.

Arion menyempatkan untuk mencium kening bundanya sayang sebelum menelusupkan tubuh mungilnya ke dalam dada Jungkook.

Selimut putih ditarik ke atas ketika dirasa Arion sudah mendapatkan posisi nyamannya, dan diakhiri dengan Jungkook yang mengecup sayang rambut coklat Arion sebagai salam penutup untuk hari ini.

Hingga belum sampai sepuluh menit, mereka berdua sudah terlelap dalam tidurnya masing- masing. Dengkuran halus mulai terdengar dari bilang bibir mereka berdua, menandakan jika hari ini adalah hari yang cukup melelahkan.


















;

"Huh, tenang Taehyung tidak boleh gugup."

Masih menggunakan bathrobe, Taehyung mondar- mandir di kamarnya sejak tigapuluh menit yang lalu entah apa maksud dan tujuannya.

Pikirannya kacau, dengan jantung yang berdetak lebih cepat dari biasanya, bahkan lebih cepat sekarang ketimbang tadi ketika dirinya mengucap janji suci.

Otaknya terus saja memikirkan tentang Jungkook, Jungkook dan Jungkook hingga berakhir terselip pikiran kotor disana yang membuat dirinya meremang dengan sendirinya.

Duh, Taehyung sebenarnya kenapa sih?

Taehyung melirik jam dinding sebentar, sudah pukul 1 dini hari, namun orang yang ditunggu- tunggu masih belum menampakkan bantang hidungnya sedikitpun;

Membuat pria Kim itu mendesah kecewa, "Apa Jungkook tidak mau?"

Taehyung mejatuhkan bokongnya di pinggiran ranjang, menghela nafas pelan lalu merebahkan dirinya disana dengan kaki yang masih menyentuh lantai.

Netranya menatap langit- langit kamar dengan tatapan sendu, ludahnya ia telan kasar akibat memikirkan betapa mirisnya malam pertamanya ini.

Adegan yang mungkin akan ia lakukan dengan Jungkook terus saja berputar- putar di otaknya, membayangkan betapa nikmatnya ketika ia dan istrinya melewati malam yang panas bersama. Saling berbagi kehangatan dan mencari kenikmatan masing- masing.

Sit! Taehyung tersiksa.

Tanpa sadar, satu tangan besar Taehyung meraba bagian selatannya, mengelusnya pelan hingga mata tajamnya tertutup rapat akibat sensasi nikmat yang ia ciptakan sendiri.

Geraman rendah dari Taehyung mulai terdengar, bayangan Jungkook di otaknya semakin jelas dan nyata, membuatnya semakin gencar dalam memuaskan miliknya sendiri.

"Arg, Jungkook."

Taehyung semakin gila, gerakan tangannya semakin cepat demi mengejar kepuasan. Jakunnya yang basah terlihat menonjol akibat kepala yang terlalu mendongak ke belakang, geraman rendahnya semakin jelas terdengar disana;

Tangannya mencengkram miliknya semakin kuat, hingga pada gerakan terakhir, Taehyung keluar;

"Argh, fvck Jungh."

Mengotori bathrobe yang ia kenakan hingga merembes ke paha bagian dalamnya.

Nafas Taehyung masih memburu, bagian dadanya yang sedikit terekspos naik turun sesuai irama, terlihat basah dan mengkilap akibat keringat hasil dari perbuatannya barusan.

Pria Kim menutup kedua netranya perlahan. Setelah berhasil mendapat orgasme'nya tadi, tiba- tiba saja ia ngatuk berat.


Dan berakhir ia tertidur dengan posisi masih sama seperti tadi.





































-TBC

Note;
Pendek banget, maaf ya T_T
Semoga bisa nemenin malam selasa kalian❣️



Baby Breath│Kth.JjkCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang