"Ada apa, Lee Haechan? tidak biasanya kau diam seperti ini" Nick si Kepala-Nyaris-Putus, hantu asrama Gryffindor, datang menyapa Haechan yang mengunyah ayamnya dengan pelan, tidak nafsu.
"Sedang tidak mood," Mark yang menjawab, karena tahu Haechan tidak akan sekedar merespon dengan deheman atau apapun.
Ekspresi Haechan sedang tidak bersahabat, wajahnya nampak seperti menahan sesuatu.
"Aha! lagi masa pubertas, benar?" tebak Nick, kali ini Mark tidak tau harus balas apa.
"Yak, makanlah dengan benar!" Mark membisiki Haechan, dan kemudian langsung memenuhi mulutnya dengan kentang rebus.
Sebenarnya ekspresi Lucas didepan Mark tidak jauh berbeda dengan Haechan, keduanya memandang dendam kearah seorang perempuan yang berjarak beberapa meter dari tempat mereka.
Yaitu kearah Chuu.
Untunglah Nick tidak bertanya lagi, hantu itu pergi melayang ke arah anak kelas satu yang langsung berseru kagum begitu melihatnya.
Mark kembali makan, menyendok beberapa ayam dan kemudian menaruhnya di piring Haechan dan Lucas.
"Kenapa tidak bilang?"-Lucas
"Kaliannya juga tidak bertanya"-Chuu
"Kita bahas Quidditch tadi"-Haechan
"Terus kenapa?"-Chuu
"Dia bisa membocorkannya, bodoh benar kau"-Lucas
"Kau pikir Kim Lip akan begitu?"-Chuu
"Ya bisa saja, siapa tahu ia dekat dengan beberapa pemain, atau mungkin dia pemain Slytherin"- Haechan
Chuu berhenti bicara, kemudian berujar pelan "Iya dia Seeker baru Slytherin"
Lucas dan Haechan menahan nafas, keduanya merasa menyesal dan marah.
"Sampe kita ga menang piala Quidditch tahun ini, berarti salah Chuu"-Lucas
"Yak! Kim Lip bukan orang yang seperti itu!" bela Chuu
Setelah pertengkaran singkat itu, Chuu pindah ke tempat rombongan murid kelas 4. Mark sempat memperhatikan sosok Kim Lip di meja Slytherin yang mengikat rambutnya tinggi-tinggi agar bisa lebih menikmati makan malamnya. Dari belakang jubahnya, terlihat warna zambrud bergaris yang menampakkan warna khas Slytherin. Mark tidak menyadarinya sebelumnya.
Tapi semua sudah berlalu, Mark hanya berharap Kim Lip tidak membocorkan apapun pada tim Slytherin seperti yang dikatakan Chuu. Mark juga mencoba mengingat apa yg mereka bicarakan saat di kereta. Apa mereka mengatakan sesuatu yang penting?
KAMU SEDANG MEMBACA
Book I : Love and Hate - NCT LOONA Hogwarts Series
FanficNow--Book I : Love and Hate [END] Book II : Light and Dark [END] Book III : Mortal or Immortal [END] Book IV : Ethereal [ONGOING] Banyak hal yang perlu Mark ketahui di Sekolah Sihir Hogwarts. Bukan hanya soal Quidditch. Tapi soal ... "Siapa Jeon H...
