11 - Hogsmeade

1.1K 193 4
                                        

Hari ini murid kelas 3 keatas diizinkan melakukan kunjungan ke Hogmeade dengan syarat yaitu memiliki surat izin dari orang tua ataupun wali. Ini merupakan kunjungan pertama bagi Mark dan teman seangkatannya, meskipun tugas masih menumpuk, mereka tidak akan melewatkan kesempatan yang satu ini.


Paginya ketika mereka sedang sarapan di meja Gryffindor, Mark berulang kali memandang berkeliling.


"Kau cari siapa si?" tanya Lucas, ingin tau. Ia dan Haechan terus saja bicara soal pena yang akan mereka beli untuk membantu tugas mereka, tak sadar bahwa Mark tidak ikut pembicaraan.


Mark hanya menggeleng, melahap habis potongan terakhir sandwichnya.


"Doyoung Hyung tidak pergi ke Hogsmeade, ia lebih memilih untuk latihan dengan Choerry. Melatihnya untuk lebih gesit" kata Mark tiba-tiba, tidak nyambung.


"Kasihan" ujar Haechan, ikut nyambung dengan pengalihan topik dari Mark. "Kemaren Choerry menangis terus seharian. Kesan Quidditch yang cukup buruk, benar?" tanggapnya


Lucas mengangguk membenarkan, "Aku sedikit merasa bersalah karena memintanya untuk jadi Seeker" 


Kemudian ia terhenti sebentar, ingat sesuatu.


"Eh kan kau yang menunjuknya!" ujarnya kemudian pada Haechan, "Minta maaf sana!" 


Telinga Haechan memerah, "Kan dia juga mau, kenapa aku harus minta maaf?" protesnya, tidak mau


"Mungkin itu sebabnya Kyungsoo Hyung tahun lalu tidak menerima anggota perempuan" kata Mark, tiba-tiba berpendapat. "Ia tidak akan bisa mengomel kasar seperti Doyoung"


Dan emang dasar Lucas dan Haechan, keduanya tidak ada yang sadar kalau ucapan Mark sedari tadi tidak sinkron. Mereka tetap ikut arus pembicaraan kemanapun Mark membawanya.


"Tetap aja si itu kasar. Kan bisa dibicarakan baik-baik. Toh Choerry masih baru" Haechan berkomentar, membela Choerry.


Lucas membalas menanggapinya. Namun Mark lagi-lagi tidak fokus, ia tidak mendengarkan dan sibuk mengawasi pintu aula besar. Berharap seseorang datang dari arah sana.


Ujung matanya melihat perempuan rambut merah yang datang dari arah pintu aula. Perempuan itu memandang berkeliling, terlihat sedang mencari seseorang. Dan kemudian mata mereka bertemu.


Bukan, Mark bukan menunggui Chuu, tapi sepertinya Chuu mencarinya.


Karena perempuan itu langsung berlari menghampirinya. 


"Mark, buku 'Ramuan Tingkat Lanjut'ku mana?" tanyanya begitu sampai, ia terengah.


Mark berusaha mengingat, "Ah, ada pada Heejin. Waktu itu ia pinjam sebentar, maaf" jelas Mark, baru ingat "Ada apa?"


Chuu meringis, wajahnya terlihat panik. "Surat izin kunjunganku terselip disana, aku takut hilang atau jatuh atau bagaimana" katanya, dengan cepat. "Kalau begitu aku akan cari Heejin, terimakasih Mark" katanya, langsung ngibrit pergi kearah meja Ravenclaw

Book I : Love and Hate - NCT LOONA Hogwarts SeriesCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang