21 - Mengajak seseorang ke pesta

1K 183 32
                                        

Hogwarts kini mulai disibukkan dengan persiapan pesta ulang tahun Hogwarts. Aula besar sudah mulai di dekorasi. Langit-langit Hogwarts tidak lagi menyerupai langit diluar sana, melainkan dipenuhi dengan ornamen-ornamen cantik berkilau yang menggantung. 


Beberapa anak sudah menyiapkan perlengkapan seperti baju pesta, sepatu dan lain sebagainya. Mereka juga mulai mengajak murid lain yang mereka sukai, atau  sekedar mengajak hanya agar mempunyai pasangan di pesta. Tapi karena acara ini berlangsung setiap tahun sekali, maka 'memiliki pasangan' bukan suatu keharusan, toh tahun depan mereka akan merayakannya lagi.


Bagi murid laki-laki sih tidak masalah, yang ribet adalah murid perempuan, beberapa dari mereka bahkan langsung mengajak daripada menunggu diajak.


Mark tidak mengajak gadis manapun. Padahal sebelumnya ia pernah berkata pada Haechan bahwa ia akan mengajak Heejin.


Tentu sebelum insiden itu terjadi.


"Jaemin, apa yang kau lakukann?!" tangis Heejin, berusaha menghentikan Jaemin yang memukuli Mark tanpa ampun.


Beberapa anak dari dalam rumah sakit mulai berdatangan keluar dan langsung menghentikan Jaemin. Jungwoo dengan sigap meraih tongkatnya untuk melerai mereka. Membuat Mark dan Jaemin terpental saling berjauhan.


"YAK YAK YAK apa yang terjadi??" kata ketua tim Slytherin


Jaemin tidak mau merespon. Ia hanya menatap tajam kearah Mark yang meringis sakit, menyeka darah pada ujung bibirnya.


Pandangannya berubah kearah Hyunjin "Antar sahabatmu ke asrama" suruhnya, membuat Hyunjin menoleh pada Heejin dan baru sadar bahwa gadis itu telah berurai air mata.


Jeno membantu Jaemin bangkit berdiri. 


Hyunjin mengajak Heejin ke asrama seperti yang diperintahkan Jaemin. Setelah mereka menghilang dari pandangan, Jaemin malah langsung berjalan pergi ke sisi lain, meninggalkan mereka semua dan mengabaikan panggilan-panggilan dari teman Slytherinnya.


Sampai sekarang, Jaemin menolak untuk bicara, ia hanya diam ketika ditanya, oleh Jeno sekalipun. Jaemin hanya tetap diam.


Mark juga tidak jauh beda. Ia hanya diam. Cuek dengan pandangan aneh dan omongan-omongan dari murid lain. 


Sementara Jeon Heejin tidak kelihatan lagi. 


***


Haechan masih belum benar-benar berbaikan dengan Mark. Lucas juga masih dirumah sakit. Chuu sibuk menemani Kim Lip. Jadi Mark benar-benar sendiran sekarang.


"Wah gila yah, belum lama ini mereka semua duduk bareng di aula besar. sekarang sendiri-sendiri"


"Berantem karena Quidditch kali?"


Book I : Love and Hate - NCT LOONA Hogwarts SeriesCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang