"Racun?" ulang Renjun setelah mendengar penjelasan madam Pomfrey mengenai kondisi Gowon.
Madam Pomfrey sangat marah saat tahu bahwa muridnya terkena racun akibat makanan yang ada di aula besar, ia segera pergi menemui Profesor Dumbledore untuk melaporkan hal ini setelah memberikan obat penawar racun kepada Gowon.
Dan saat ini Gowon sedang tertidur.
Renjun, Heejin, Hyunjin, Mark dan Jaemin masih ada disana.
"Apa Gowon punya masalah dengan seseorang sebelum ini?" tanya Mark pada Renjun.
Renjun menggeleng, dahinya mengernyit, ia sedang berusaha memikirkan alasan kenapa Gowon bisa diracuni seperti ini.
"Mungkin seseorang yang cemburu padanya karena dia menjadi pacarmu" jawab Hyunjin, tapi buru-buru menyesal pada perkataannya yang terkesan memuji Renjun. Ia berlagak muntah. Membuat Renjun menatapnya jengkel.
"Kalau Renjun yang keracunan, mungkin bisa lebih masuk akal" tambah Heejin. Buru-buru mengelus pundak Renjun sebelum pria itu semakin bad mood.
Suara deritan ranjang rumah sakit terdengar, Jaemin yang sebelumnya bersandar disana kini bangkit berdiri dan pergi tanpa mengucapkan kata apapun.
"Na Jaemin!"
Renjun memanggilnya. Membuat Jaemin menoleh.
"Terimakasih" kata Renjun, sementara Jaemin hanya mengangguk. Kemudian melanjutkan langkahnya.
Jadi begini ceritanya. Saat Gowon pingsan, Renjun yang bertubuh kecil tidak bisa menggendong Gowon, Mark juga hanya celingak-celinguk tidak paham dengan keadaan sehingga Jaemin dengan sigap membawanya ke rumah sakit sekolah. Langsung tanpa basa-basi.
Mark perhatikan juga sosok Jaemin ternyata tidak semenyebalkan yang dia kira. Atau karena ia sedang sendirian dan tidak bersama Jeno jadi lebih terkesan diam? entahlah, Mark tidak tahu.
"Kalian juga kembalilah ke asrama, ini sudah malam. Aku akan menunggui Gowon" kata Renjun pada Mark, Heejin dan Hyunjin.
Meskipun mereka masih belum tahu penyebab kenapa Gowon keracunan?, Heejin, Hyunjin dan Mark memilih untuk kembali ke asrama dan berjanji akan kembali besok pagi untuk menjenguk. Mark berpikir mungkin saja Lucas dan Haechan tahu sesuatu.
Namun saat kembali ke asrama, Lucas dan Haechan ternyata sudah tidur.
Malam ini Mark bermimpi aneh, ia memimpikan Heejin. Namun gadis itu menangis didepannya. Mark tidak tahu kenapa. Ia juga terlambat bangun paginya, sehingga ia tidak bisa kembali mengingat mimpi-mimpi tersebut karena langsung disibukkan dengan banyak hal.
Mark bercerita pada Lucas dan Haechan pada jam pelajaran Ramuan, Profesor Snape belum datang sehingga mereka bisa berbincang sebentar.
KAMU SEDANG MEMBACA
Book I : Love and Hate - NCT LOONA Hogwarts Series
FanfictionNow--Book I : Love and Hate [END] Book II : Light and Dark [END] Book III : Mortal or Immortal [END] Book IV : Ethereal [ONGOING] Banyak hal yang perlu Mark ketahui di Sekolah Sihir Hogwarts. Bukan hanya soal Quidditch. Tapi soal ... "Siapa Jeon H...
