Peristiwa jatuhnya Kim Lip akibat menabrak atap tiang tribun ternyata tidak hanya membuat gadis itu terluka, seseorang yang hendak menolongnya juga terluka. Kalian tidak akan menyadarinya meskipun ada di lokasi, karena ternyata ketika Kim Lip terjatuh, seseorang dari tim Gryffindor melajukan sapunya, meninggalkan tugas dan berniat menyelamatkan Kim Lip sebelum gadis itu mencapai tanah.
Penonton disibukkan dengan Slytherin yang berhasil mencetak angka. Tidak sadar karena tiba-tiba ...
BRUKK
Debuman keras terdengar dari sisi lain lapangan, membuat semua orang menoleh.
Madam Hooch langsung menghampiri, begitu juga dengan beberapa profesor dan pemain.
"Doyoung, itu Lucas!" seru Jungwoo, memberitahu Doyoung yang menghitung anggotanya. Kemudian menyadari bahwa tidak ada Lucas.
Doyoung dengan panik langsung menghampiri tempat kejadian. Benar saja, ketika sampai. Lucas ada disana bersama Kim Lip.
Kim Lip pingsan. Sementara Lucas dibawahnya. Merintih kesakitan pada punggung belakangnya.
Sepertinya patah.
Semua memandang ngeri, sementara profesor McGonagall menggunakan mantra melayang untuk mengangkat tubuh 2 murid tersebut keatas tandu. Kemudian membawanya dengan hati-hati ke kastil.
"Seeker Gryffindor mendapatkan Snitch, GRYFFINDOR MENANG!!!" Jinsoul mulai bersuara.
Namun hal itu tidak melegakan hati para anggota Gryffindor. Semua pemain langsung turun dari sapu, menghentikan pertandingan.
***
Semua pemain Gryffindor dan Slytherin, juga Chuu, Heejin dan Hyunjin, menunggu di depan rumah sakit sekolah, menunduk sedih mengingat betapa mengenaskannya kondisi Lucas dan Kim Lip tadi.
Didalam, madam Pomfrey dan beberapa perawat sedang berusaha menyelamatkan kedua pasiennya itu.
"Sebenarnya apa yang terjadi? kenapa Lucas juga jatuh?" tanya Doyoung, masih belum paham.
"Lucas menolong Kim Lip. Sepertinya kepala Kim Lip terbentur sehingga langsung pingsan dan jatuh. Sesaat ketika handak mendapatkan Snitch. Benar, Choerry?" tanya Haechan pada Choerry.
Gadis itu mengangguk dan menangis, ia jadi tidak enak hati. Ia melihat Kim lip menabrak atap tribun tapi tidak tahu bahwa Kim lip langsung pingsan dan jatuh. Jadi ia lanjut mengejar Snitch.
"Kau sudah berusaha keras, jangan menangis" hibur Haechan padanya.
Mark yang bersandar di dinding hanya diam saja, ia sibuk mengawasi 2 orang didepannya yang entah kenapa sering saling lirik. Seperti ada yang hendak mereka tanyakan namun momentnya tidak tepat.
KAMU SEDANG MEMBACA
Book I : Love and Hate - NCT LOONA Hogwarts Series
FanfictionNow--Book I : Love and Hate [END] Book II : Light and Dark [END] Book III : Mortal or Immortal [END] Book IV : Ethereal [ONGOING] Banyak hal yang perlu Mark ketahui di Sekolah Sihir Hogwarts. Bukan hanya soal Quidditch. Tapi soal ... "Siapa Jeon H...
