Jaemin melangkahkan kakinya menuruni undakan. Berjalan dengan santai menuju rumah Hagrid. Ia, Jeno dan Kim Lip memang sudah lama dekat dengan Hagrid. Bahkan pengawas binatang liar itu sering kali mengundang mereka minum teh setiap kamis sore. Tapi akhir-akhir ini, Jaemin sering datang seorang diri. Kim Lip bersama teman Gryffindornya sedangkan Jeno ada urusan dengan Olivia.
Sepertinya sebentar lagi Jaemin akan mendapati sahabatnya itu mengubah status menjadi 'berpacaran'.
Kali ini Jaemin datang kerumah Hagrid bukan untuk menikmati jamuan teh. Ini hari sabtu kalau kalian ingin tahu. Dengan satu kantung penuh kue pie dan juga sebotol jus labu yang ia dapatkan dari peri rumah di dapur Hogwarts, tersimpan dengan aman dibalik jubahnya yang menggelembung ini. Jaemin jelas hendak melakukan sesuatu.
Membantu teman, lebih tepat.
Tok... tok... tok...
Ketika Hagrid membuka pintu dari dalam pondok, Jaemin langsung menyelonong masuk.
"Ini pesananmu, Park" katanya, menaruh kantung makanan itu dipangkuan seorang gadis blonde yang duduk manis di sofa besar milik Hagrid.
"Sup ikannya?" tanya si gadis
Dia adalah Park Gowon.
"Kau pikir bagaimana caraku bawa kuah panas gitu kesini?" Jaemin bertanya balik, agak kesal.
Sebenarnya Jaemin enggan membantunya, tapi Hagrid memohon padanya karena gadis ini susah sekali disuruh makan dan tidak mau menyentuh sedikitpun makanan yang dibuat Hagrid.
Yang benar saja, siapa juga yang mau makan makanan alot buatan Hagrid?
Wajah Gowon murung, yah memang sudah murung dari awal sih. Jaemin lihat, ia sedang berusaha menerima dan mencoba untuk sadar diri karena terlalu banyak meminta. Karena setelah itu ia berterimakasih pada Jaemin.
Jaemin hanya mengangguk, kemudian duduk disebelah Fang --- Anjing Hagrid--- dan mengelus belakang telinganya.
Hagrid datang dan langsung mengajak Jaemin mengobrol. Sementara Gowon mulai menggigit kue pie setelah melakukan mantra pendeteksi.
Gowon menjadikan rumah Hagrid sebagai tempat persembunyiannya dari jangkauan Huang Renjun. Pria itu tidak akan menduga bahwa Gowon ada di sini setiap kali ia punya waktu luang. Di kelaspun Gowon akan langsung pergi keluar begitu selesai. Dan ia tidak muncul di aula besar juga.
Gowon sendiri juga tidak tahu bahwa Jaemin sering mengunjungi pondok Hagrid. Sehingga gadis itu tidak punya hak untuk mengusir atau melarang Jaemin datang karena alasannya yang ingin menyendiri.
Sudah kedua kalinya Jaemin membantu mantan kekasih Huang Renjun ini, lihat betapa baiknya seorang Na Jaemin, ia berpikir seharusnya topi seleksi menaruhnya di Hufflepuff saja.
Bersama Park Gowon ini.
Bukan, Jaemin bukan ingin di Hufflepuff agar bisa bersama Gowon karena Gowon pujaan hatinya, bukan, pujaannya adalah orang lain, ia hanya membayangkan apabila ia ada di asrama Hufflepuff, mungkin ia bisa lebih dekat dengan pujaan hatinya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Book I : Love and Hate - NCT LOONA Hogwarts Series
FanfictionNow--Book I : Love and Hate [END] Book II : Light and Dark [END] Book III : Mortal or Immortal [END] Book IV : Ethereal [ONGOING] Banyak hal yang perlu Mark ketahui di Sekolah Sihir Hogwarts. Bukan hanya soal Quidditch. Tapi soal ... "Siapa Jeon H...
