Hari berganti dengan cepat, keluarga kecil sedang sarapan bersama di meja makan layaknya sebuah keluarga. Dafina mencoba membuka hatinya untuk Geon, walaupun hati ini masih mencintai seorang Arka. Namun bagaimana lagi? Kita tidak bisa melawan yang namanya takdir, benar bukan?
"Hei Dafina kamu kenapa?" Tanya Geon mengangetkan Dafina.
"Gak apa-apa kok Geon," alibi Dafina.
"Beneran?"
Dafina mengangguk dan mengulas senyum.
"Oh ya hari ini kamu libur bukan sayang?" Tanya Geon ke Manurios.
"Iya Dad," jawab Manurios.
"Bagaimana kalau kita menghabiskan waktu bersama hari ini?" Saran Geon.
"Geon emangnya kamu tidak kerja?" Tanya Dafina.
"Liat tuh Rios, Mommy mu dipikirannya selalu saja pekerjaan pekerjaan mulu," protes Geon.
"Bukan itu—" ucapan Dafina terpotong oleh Manurios.
"Mom, ayuk kita habisin waktu bersama-sama. Mumpung Rios libur," bujuk Manurios memohon.
"Baiklah sayang. Sekarang habiskan sarapanmu."
"Höreee!!" Pekik Manurios kegirangan.
♥️♥️♥️♥️
Mereka bertiga sedang berada di mall. Mereka berbelanja—lebih tepatnya Dafina dan Geon yang sangat banyak belanja. Geon hanya menemani mereka berdua saja.
"Rios apa kau tahu?" Tanya Geon menatap Manurios yang sedang digendong oleh dirinya.
"Apa Dad?" Tanya Manurios balik.
"Ada seorang wanita yang marah kepada Daddy karena Daddy tidak kerja hari ini. Tapi kamu tahu setelah itu apa? Wanita itu malah membeli banyak barang," ucap Geon ke Manurios.
"Kaya Mommy," timpal Manurios.
"Siapa yang marah? Aku tidak marah. Aku cuma bertanya kau tidak kerja hari ini. Cuma itu saja," elak Dafina.
"Dan apa kau tahu Rios, lebih parahnya wanita itu tidak mengakuinya," lanjut Geon.
"Seterah kau Geon! Seterah!" Ketus Dafina kesal.
Dafina berjalan duluan meninggalkan Geon dan Manurios dibelakangnya.
"Dafina tunggu! Jangan duluan! Baiklah aku minta maaf. Puas?" Teriak Geon.
Geon yang menggendong Manurios berlari mengejar Dafina. Dafina malah mempercepat larinya.
'Brug'
Dafina yang tidak melihat ke arah depan, ia menabrak seorang pria dan dirinya terjatuh di lantai. Pria yang memakai masker di wajahnya sehingga menutupi setengah wajahnya.
"I'am sorry. Saya tidak sengaja. Maafkan saya yang membuatmu terjatuh seperti ini," ucap pria itu membantu Dafina bangun.
Dafina menatap mata pria itu. Mata dan suara pria ini seperti pernah ia dengar. Tapi dimana? Siapa cowok itu?
"Dafina kamu tidak apa-apa? Apa kamu terluka? Aku sudah bilang jangan berlari duluan," omel Geon saat sampai di Dafina.
"Aku tidak apa-apa Geon. Tidak usah panik," ucap Dafina tersenyum.
Geon menatap pria yang memakai masker itu. Pria itu menatap balik Geon.
"Terima kasih sudah membantu istri saya. Saya berterima kasih," ucap Geon ke Pria itu.
Pria itu mengangguk.
"Ayok Fin, sekarang kita pulang. Sudah malam juga," kata Geon sambil menggandeng Dafina di tangan satunya.
"Sini biar Rios aku yang gendong. Kamu pasti lelah Geon," ucap Dafina.
"Tidak usah, aku tidak lelah. Lagian aku tidak mau membangunkannya, dia sudah tidur karena kelelahan," tolak Dafina.
"Baiklah seterah kau saja. Tapi biar aku yang membawa belanjaannya. Deal?"
"Deal."
"Terima kasih telah membantu saya. Kami harus pergi karena sudah malam," pamit Dafina kepada pria itu.
Pria itu menggangguk.
Dafina, Geon, dan Manurios balik ke rumah. Di sisi lain, pria itu menatap kepergian mereka.
"Ini sudah tanggung jawabku untuk melindungimu Dafina."
♥️♥️♥️♥️
Dafina, Geon, dan Manurios sudah sampai di mansion. Geon membawa Manurios ke kamar untuk menaruhnya, sedangkan Dafina pergi duluan ke kamarnya.
"I'am sorry. Saya tidak sengaja. Maafkan saya yang membuatmu terjatuh seperti ini," ucap pria itu membantu Dafina bangun.
Suara dan mata pria itu seperti familiar bagi Dafina. Tapi siapa pria itu? Coba seandainya pria itu tidak memakai masker mungkin Dafina sudah mengenalinya. Tapi sayangnya pria itu memakai masker.
"Fin kamu belum tidur?" Tanya Geon yang duduk di samping Dafina.
"Eh sejak kapan kamu sudah di sini? Kamu sudah menaruh Manurios di kamarnya?" Tanya Dafina.
"Aku sudah menaruh Manurios di kamarnya. Habis itu aku langsung ke kamar," jawab Geon.
"Kamu ada masalah? Dari tadi aku liatin kamu seperti ada masalah gitu," tanya Geon cemas.
"Tidak ada apa-apa kok. Aku cuma kelelahan," alibi Dafina.
Dafina langsung pergi ke walk in closet Sebelum Geon bertanya lagi. Sementara itu, Geon menatap kepergian Dafina ke walk in closet.
"Aku tahu kamu sebenarnya mempunyai masalah. Tapi kenapa kamu tidak mau menceritakannya? It's okey jika kamu tidak mau menceritakannya. Aku akan mencari tahu sendiri," gumam Geon.
♥️♥️♥️♥️
Mohon maaf jika ada kesalahan dalam chapter ini 🙏🏻🙏🏻.
Karena kesempurnaan hanya milik Yang Maha Kuasa.
Jangan lupa vote ⭐, Comment, and share cerita ini
Bagaimana chapter ini?
KAMU SEDANG MEMBACA
MINE
RomanceSinopsis : #302 in MINE (Sabtu, 15 Juni 2019) #281 in MINE (Selasa, 2 Juli 2019) "WHATTT?? MENIKAH?? DI USIA DINI??" Dafina terkejut. "Ya. Kau akan menikah bulan depan." _________________________ "Kamu harus memilih salah satu, mau Arka atau Geon...
