Hari ini adalah hari ujian dimana untuk menentukan masuk atau tidaknya ke sekolah yang diinginkan. Pagi-pagi Dafina sudah berada di ruang ujiannya, dia memang datang lebih awal untuk mengulang pelajaran tadi malam. Dafina dan Laras satu ruangan ujian, sedangkan Bella dan Rara di ruangan lain. Bella dan Rara masuk ke ruangan ujian Dafina. Bella duduk di bangku di sebelah Dafina. Rara duduk di bangku sebelah Laras.
"Hi Guys!" Sapa Bella dan Rara.
"Hi juga, Be, Ral!" Balas Laras dan Dafina.
Laras dan Rara memutar tubuhnya ke arah belakangnya. Dimana ada Dafina dan Bella.
"Eh, kalian tahu gak, siapa nanti yang tadi proktor di sini?" Tanya Laras.
"Ruangan ujian lu atau gue atau Rara?" Tanya Bella.
"Ruang ujian gue sama Dafina lah," jawab Laras.
Mereka menggeleng.
Rara menatap Bella, "Lu udah belajar belum? Jangan bilang lu belum belajar buat ujian."
Bella memukul lengan Rara sedikit kencang, sehingga Rara meringis kesakitan.
"Enak aja lo! Jelas-jelas gue udah belajar lah! Gue mah mau lulus dari SMP," papar Bella kesal.
"Ya udah Bel, jangan ngegas! Rileks!" Dafina menepuk punggung Bella.
Rara melihat jam tangannya yang sudah menunjukkan jam setengah delapan. Rara dan Bella balik ke ruangan mereka masing-masing setelah pamit. Tidak lama kemudian, seorang pria masuk ke dalam ruangan ujian. Pria berpakaian yang sangat familiar di mata Dafina.
"Kak Arka..?" Dafina tidak percaya kalau Arka yang menjadi proktor di ruang ujiannya.
Laras menengok ke arah belakang tepatnya ke Dafina, "Kak Arka jadi proktor di ruangan kita? Lu kenapa gak bilang, Fin?"
Dafina menatap Laras, "Gue juga gak tahu. Gue aja baru tahu sekarang. Kak Arka gak bilang sama sekali ke gue." Jelas Dafina.
❤❤❤❤
Kringgg
Bel tanda ujian hari ini selesai. Semua murid membereskan barang mereka masing-masing. Setelah proktor mengizinkan boleh keluar dari ruangan, mereka keluar dari ruangan ujian masing-masing. Dafina lari menghampiri sahabat-sahabatnya itu.
"Tadi bagaimana ujiannya? Soal bahasa Indonesia gampang atau gak?" Tanya Dafina.
"Lumayan," jawab mereka.
Tubuh Dafina menegang saat ada yang merangkul dirinya. Dafina mendongak sedikit untuk melihat siapa yang merangkul dirinya.
"Hai, honey! Kita pulang yuk?!" Arka tersenyum ke Dafina.
"K-kak Arka? Aku kira siapa yang merangkul aku," ucap Dafina lega setelah tahu siapa yang merangkul dirinya.
"Kita semua pamit duluan ya," pamit Rara, Laras, Sofi, dan Bella sebelum pergi.
"Hati-hati!"
Dafina dan Arka saling berpegangan menuju mobil. Di sisi lain ada yang melihat kedekatan Dafina dan Arka dengan tatapan kesal.
"Kita mau langsung pulang atau mau kemana dulu?" Tanya Arka setelah mereka masuk ke dalam mobil.
"Seterah kakak," jawab Dafina.
KAMU SEDANG MEMBACA
MINE
RomanceSinopsis : #302 in MINE (Sabtu, 15 Juni 2019) #281 in MINE (Selasa, 2 Juli 2019) "WHATTT?? MENIKAH?? DI USIA DINI??" Dafina terkejut. "Ya. Kau akan menikah bulan depan." _________________________ "Kamu harus memilih salah satu, mau Arka atau Geon...
