15.Damaraya

117 5 0
                                        

Kedewasaan yang membuat ku suka denganmu
Jadi jangan heran jika banyak sekali orang diluar sana mencari mu tanpa kamu sadari

" Hahahahhaha " suara gelak tawa yang menghiasi suasana kali ini rasa canggung yang mulai sirna secara perlahan tanpa mereka sadari

Kadang kisah seseorang bisa menjadi inspirasi bagi kita semua untuk sekedar belajar dari apa yang kita lihat , dari apa yang kita dengar dan dari apa yang kita rasakan saat ini
Serta mencari suatu kesimpulan cerita yang dapat membuat diri kita sendiri belajar dan memperbaiki diri

Kini damar , raya dan nazwa adiknya damar tengah berada di ruang tengah disana nazwa berada di pangkuannya naya yang sedang bercanda bersama sedangkan damar memperhatikan mereka berdua saja ia tersenyum tipis

Raya dan nazwa sangatlah akrab sekali seperti adik kakak, raya yang sangat suka sekali dengan anak kecil dan sayang benget sama nazwa yang imut ia suka sekali mencubit pipi chubby nazwa sehingga nazwa mengaduh kesakitan kepada damar dan damar pura pura memarahi naya sehingga raya hanya menuruti perintah damar tapi beberapa saat kemudian mereka bertiga tertawa bersama karena ulah nazwa yang bertingkah lucu dan menggemaskan

Damar yang melihat nazwa bahagia ia pun juga bahagia
Damar yang hangat , dewasa ,mudah tersenyum ,ramah inilah dia sosok yang berbeda di tengah keluarga nya ini ia tak menunjukan sikap dingin atau pun cuek kepada mama dan adiknya ini
Didalam lubuk hati yang paling dalam
Ia tersenyum bahagia

" Abang wawa yang paling ganteng nanti jangan jahat jahat sama kakaknya wawa yah kan ka naya ,nanti bilangin wawa kalo abang wawa bandel yah kakak " ucap wawa dan mengacungkan jari kelingkingnya ke naya

Raya menautkan jemari kelingkingnya di jemari nazwa " kakak janji sama wawa , nanti kalo abang wawa bandel kakak naya omel yah ,ehmmm wawa nanti kalo kakak raya kesini lagi mau dibeliin apa " ucap raya ,tangan mereka masing  raya yang terkekeh dengan tingkah lucu dan menggemaskan wawa ini ingin sekali ia bawa pulang hahhaha

Nazwa mengetuk ngetuk palanya sembari berpikir aha
" Wawa mau kakak beliin permen kapas yang enak buat wawa , abang , mama ,sama kakak raya nanti kita pesta permen gula bareng bareng kak seru kan kan kan hahahha " ucap nazwa dengan gembiranya

" Okeh kakak janji "

" Janji " ucap wawa

Damar hanya memainkan game didalam ponselnya itu serta kupingnya di sumpal oleh earphone
Ia sedang asik dengan hp nya sampe sampe lupa dengan mereka berdua
Damar hanya dikacangin oleh mereka berdua pada akhirnya ia harus ngegame menghilangkan rasa bosan
Ia tau pasti mereka bedua tengah membicarakan nya disela sela obrolan antara naya dan nazwa hhhh

Dasar emng yah perempuan
Tanpa ngegibah enggak seru kali yah wkwkkw

" Kakak wawa punya ide " bisik wawa kepada naya

Raya yang penasaran mendekati wawa
" Apa tuh wa kakak jadi penasaran " bisik naya kepada nazwa

" kita kerjaiin Abang damar yukk " bisik wawa dengan jail

Naya terkekeh dan menggeleng gelengkan kepala nya bebebrapa kali

Pada akhirnya naya menyetujui ide jail dari anak bocah seperti nazwa ini

Damaraya✓(TAMAT)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang