" woy! elah bantuin gw napa, " omel nizar yang membawa barang ditangannya .
Erza melihat pandangan nya dari atas sampe bawah tubuh nizar
Ia berdecak sebal tangannya berada di pinggang
" Aelah alay amat zar " sahut erza dengan malas setelah itu melanjutkan aktivitas nya masing²
Ia sangat tak perduli dengan dia , walaupun seringkali mencari cari perhatian melalui tingkah lakunya serta tingkat kepedean yang sangat tinggi
" Seh gak percaya nih orang " balas nizar . Memang ia tidak bohong saat ini barang yang dibawa kini
" Sini aku bantuin kak nizar " sahut adik kelas perempuan yang katanya itu sangat menyukai nizar tapi nizar selalu menolak pertolongan atau apapun ia menolak dengan mentah mentah
Karena menurutnya cinta itu tak perlu dipaksakan makanya itu nizar gak mau membuat adik kelasnya ini berharap lebih darinya
Tapi senyuman miring tercetak di bibirnya ,
Erza yang mendengar suara cewek paling ia tak suka , matanya berputar malas hhhhhh
Terdengar helaan nafas dari nya
Ada rasa didalam hatinya resah dan gelisah tapi karena sisi egois nya muncul semua itu sirna seketika , awalnya ia ingin sekali menghampiri cowok itu tapi ia urungkan dan melanjutkan aktivitas nya sendiri
" OWhh boleh kok , tolongin aku yah " sahut nizar dengan nada yang di buat buat agar si empunya merasa tak nyaman
Adik kelas itu langsung saja tersenyum senang , dengan senang hati membantu kak nizar
" Aku bantu yah kakak ," ucap adik kelas itu
Mereka berdua terlihat sangat dekat sekali ,sedari tadi senyuman adik jelas membuat kobaran api cemburu dan menggemuru di hati seseorang yang kini ingin rasanya untuk meledak ledak
" Emm kayaknya taro di sini aja deh kotaknya " ucap nizar
Mereka menaruh kotak nya di atas meja
Didepan nya erza tapi itu kebetulan lohh
Karena meja itu tepat di dekatnya erza jadi gampang kalo pengen buat dia cemburu hahahha
" Owh yaudah aku lanjut kerja in yang lain yah kak " pamitnya kepada nizar dengan senyuman yang manis,
Setelah itu ia meninggal kan posisi awal
Beberapa detik kemudian
Tangan adik kelas itu di genggam nya
" Ehh tunggu dulu " ucap nizar
Adik kelas itu tertegun melihat tangannya yang digenggam , nizar yang mengetahui tingkah aneh dari adik kelasnya akhirnya melepaskan genggaman tangannya
" Ehh sorry gw gak sengaja. " Ucap nizar dengan cengiran yang manis hadehhh
" Em..eh gak papa kok kak,
Emm emang ada apa kak " ucap adik kelas itu dengan rasa ingin tahunya
" Gw mau tau nama loh " ucap nizar
" Hmm nama aku kayra kak " ucap cewe itu
" Owhh salam kenal yah sorry gw gak tau nama lohh padahal satu sekolah kan hehhe" gemas nizar dengan adik kelas itu dan tangannya mengacak acak puncak kepala keyra seraya tersenyum lembut
Mereka tersenyum bersama
Membuat seseorang merasakan aura yang panas , saking jengkel ia menghentakkan kakinya dan membuat barang yang di sekitar nya jatuh kek kakinya
" Aduhh " rintihnya
Erza mengigit bibir nya agar suara rintihan yang akan keliar dari mukutnya tak terdengar oleh siapa pun
Ia pun segera melangkah tapi rasa nyeri nya masih mendera
Njirr sakit banget ,aduhhhh
Batin erza
Erza ingin sekali meminta tolong tapii.....
Ia urungkan karena gengsi tinggi dewa yang dimilikinya jadi yah gitu dehh
KAMU SEDANG MEMBACA
Damaraya✓(TAMAT)
Teen FictionSadar ga sih, ketertarikan seseorang dimulai dari benci. Karna biasanya benci untuk mencinta. Tapi rasa yang kali ini sangat berbeda, diawali dengan cinta, sangat cinta.. hingga pada akhirnya dia membuatku terluka dan timbul rasa benci._ Tunggu yah...
