💡tips: agar mendapat tingkat kebaperan yang maksimal.Kalian bisa membayangkan Jezzly sebagai pria tampan yang sangat kalian idam-idamkan.listen a music favorit juga dianjurkan.Sekian❤️
"Ini apa?" Tanyanya seraya mengambil sayuran yang ada di kulkas.
"Sayur!" Jawab Keyla yang sudah menyilangkan tangannya di dadanya dan memasang wajah datarnya.
"Nama sayurnya apa?" Tanyanya lagi sambil menatap intens segala sisi wujud sayur itu.
"Pakcoy!"
"Ini apa?" Kali ini ia mengambil sayur bulat berwarna putih.
"Kol.—Berhenti!" Semburnya mencegah Jezzly yang hampir mengeluarkan seluruh isi kulkasnya.
"Ngapai lo ke rumah gue!"
"Tadi gue abis jumpai dosen PA gue.Sialnya—eh beruntungnya motor gue mogok di tengah jalan.Dan lebih beruntungnya lagi motor gue mogok di sekitaran rumah lo!" Cicit Jezzly panjang kali lebar.
"Udah ya! Lo tadi mau minum kan? Ini!" Cetus Keyla sembari menyodorkan secangkir air putih.
Glek...glek...glek
"Kue ada?"
"Ih ni anak memang! Pulang gak lo!"
"Gak!" Ujarnya mendekatkan wajahnya ke arah Keyla.Karena posisi wajah Keyla dan Jezzly hanya berjarak 5 cm, Keyla sontak membelalak terkejut seraya membuka lebar rongga mulutnya.
Tanpa merasa segan sedikitpun Jezzly mengatupkan mulut Keyla dengan tangannya sendiri.Ntah Keyla terkena penyakit jantung atau memang karena jantungnya sedang senam aerobik, tiba-tiba saja berdetak sangat kencang.Semburat merah di wajah Keyla pun terlukis sempurna di permukaan pipinya yang halus itu.Baik bola mata, Alis, dan hidung mancung yang menjulang di permukaan wajah Jezzly membuat mata Keyla benar-benar dimanjakan.
"Jangan terlalu dilihat.Ntar lo jatuh cinta!" Bisiknya ke telinga Keyla sehingga Jezzly berhasil mendapatkan dorongan kuat yang membuat Jezzly terhuyung.
Jezzly kembali menyusuri dapur Keyla.Dan sangat kurang kerjaan, Jezzly sesekali mengambil alat masak seperti panci, spatula, dan lain-lainnya kemudian menatapnya lekat.Ntah apa yang dilakukannya yang pasti itu membuat Keyla memandangnya ngeri.
Kali ini Jezzly mengambil pisau kemudian menatapnya lekat kemudian memutar-mutar pisau itu di depan mata Jezzly.Ia memutar badannya menghadap Keyla yang berjarak jauh dengannya.
Kontan Keyla tersentak membuat tangan Keyla meraba-raba meja dapur yang berada di belakangnya berupaya agar menjauh dari Jezzly.Jelas saja Keyla takut saat memandang Jezzly yang seakan-akan akan menikamnya.
"Haha lucu banget muka lo! Lo kira gue pyscho apa!" Ucapnya meyakinkan Keyla kemudian kembali meletakkan pisau itu ke tempat semula.
Seketika Keyla menghembuskan nafasnya legah seraya mengelus-elus dadanya."Gila lo ya!" Air wajah Keyla berubah tenang.Ia pun kembali buka suara karena Jezzly yang sedari tadi hanya menyebar senyum tampannya dan hampir membuat seluruh Tubuh Keyla lebur.
"Kemarin lo bisa tahu nomor gue gimana caranya?"
"Handphone lo unlock"
Lantas Keyla kembali teringat bahwa dirinya menderita amnesia jangka pendek.Handphone nya diatur agar layarnya mati dan terkunci hanya kalau Keyla mematikannya.Itu karena Keyla suka geram bila ditinggal sebentar handphone nya, layarnya sudah terkunci dan Keyla harus terpaksa mengetik nomor sandi handphone nya.
"Jadi lo meriksain tas gue?"
"Iya! Lagian gadak barang berharga juga kok—Kue lo mana? Masak rumah segede ini gadak cemilan atau apa gitu!"
KAMU SEDANG MEMBACA
Except U
RomanceI'm bipolar.You see? Keyla POV Aku terlihat seperti tidak terluka, Kuat, dan sempurna.Aku juga hidup di tengah-tengah keluarga otoriter dimana orangtuaku dengan sempurna menjagaku.Tapi ntah kenapa aku merasa terkekang.Atau aku yang terlalu bersemang...
