Four.How're u on Canbridge Jex

109 42 68
                                        


Drt.. drtt..

ON PHONE
Keyla(In Indonesia)
Halo Jex

Carjex(In Canbridge)
I missing you Key.

Keyla(In Indonesia)
More than you Jex

Keyla mengusap lembut air mata yang berhasil lolos dari pelupuk matanya.Tidak pernah terpikirkannya ternyata LDR seberat ini.Apakah Keyla bisa bertahan atau tidak

Carjex(In Canbridge)
I have so many experience here Beb and sure i have so many friend.

Keyla(In Indonesia)
I'm happy you—
What? Beb? I don't like you call me like that

Keyla kembali teringat masa SMA nya yang gelap.Penuh intrik dan benar-benar dapat mencoreng namanya jika semua orang mengetahuinya.Dia dan Carjex benar-benar dapat menutupinya.Terlihat seperti Keyla yang bodoh.Tapi kenyataannya Carjex oh lebih tepatnya Carjex dan Bella lah yang membuatnya menanggung semuanya.Namun perlakuan Carjex yang begitu pandai meluluhkan nya dapat membuatnya melupakan semua kesalahan Carjex.Lagipula bulan-bulan terakhir di masa SMA Carjex telah menepati janjinya untuk berubah meski belum sepenuhnya

Beb.Panggilan sayang Carjex ke Bella Xania Welt dengan alibi mereka yang selalu berkata teman dekat.Teman dekat yang saling sayang tanpa saling sadar.

Keyla (In Indonesia)
Wo..woo.. oke kenapa aku sekarang merasa kayak bicara sama bule ya.Udah sombong ceritanya sok sok pakek english languange?

Keyla menyilangkan dadanya seraya mengerucutkan bibirnya
Tentu saja Carjex tidak dapat melihat.Carjex yang mencoba menerka kembali angkat suara

Carjex(In Canbridge)
Jangan manyun sayang.Nan—

Tit..titt...tit( In Canbridge)

Carjex(In Canbridge)
Haloo, key, anybody in there?

"Tan.. ngapai tan?" Sembur Keyla dengan terkejutnya dengan matanya yang sudah membelalak

"Sekarang sudah jam 12 tepat Key.Ini saatnya kamu belajar sama saya.Dan sekarang kamu milik saya"

Ucap Syifa dengan santainya sambil memasuki kamar Keyla

"Hei hei tan!" keyla menahan Syiffa dengan nafas yang terengah-engah

"Kamar kamu mirip sekali seperti kamar anak saya" Syiffa mengedarkan pandangannya di seluruh penjuru kamar kemudian tertunduk lemas seperti seorang ibu yang begitu merindukan anaknya.

Tak ingin bertanya lebih dalam, Keyla hanya membiarkan Syiffa masuk dan menyerahkan dirinya menjadi tahanan nya sekarang.

Syiffa terlihat sibuk merogoh tas nya mencari buku dan mengeluarkan bukunya beruntun.Sedangkan keyla tetap pada mimiknya yang lemau

"Oh God, Matematika.Tolonglah tan ganti pelajaran aja ya."

"Oke geografi" ucap Syiffa seraya menjentikkan jarinya

Keyla mengangguk semangat mendengar mata pelajaran yang menurutnya tidak terlalu memeras otak

"Materinya mmm" Syiffa membuka lembaran demi lembaran bukunya sehingga menimbulkan desikan.
"Interaksi desa ke kota"tambah Syiffa

Except UTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang