Usahaku yang gagal atau pertahanan hatimu yang kalah?

88 17 0
                                        

Dua orang remaja berjalan bergandengan di pelataran mall ternama, tak banyak yang dilakukan hanya saling diam dan terus berjalan. Dengan si laki-laki yang tersenyum sumringah, sementara wanitanya manyun-manyun tak suka, sedari tadi ia diperhatikan oleh banyak pasang mata. Itu sangat tidak nyaman baginya.

" Mau makan atau jalan?" Tanya Dito

" Mau balik kerumah." Jawabnya tanpa mengubah ekspresi manyun.

" Yaudah, jalan dulu baru makan. Ok."

Nina diam tak bersuara lagi, memang percuma menjawab perkataan Dito. Pasti dia tidak akan mendengarkan ucapannya.

Mereka baru saja melintas di depan toko boneka, Nina menoleh ke arah toko itu, padahal jarak mereka dengan toko sudah sangat jauh, ia melihat boneka panda yang ditaruh di rak paling depan. Boneka panda yang tidak terlalu besar dan tidak pula terlalu kecil " cute, pas banget itumah buat dipeluk." Pikirnya.

" Oh iya, gue lupa." Ucap Dito sambil menghentika langkahnya, membuat Nina terkejut dan ikut berhenti.

" Apaan?"

" Gue mau beli boneka, buat sahabat gue."

Nina keheranan, sambil mengangkat sebelah alisnya " Cewek?" Tanyanya.

" Iya. Kenapa cemburu yah?"

" Cih." Ujar Nina lalu melepaskan gandengan tangannya,berjalan lebih dulu menuju toko boneka.

Dito tersenyum, lalu ikut menyusul Nina yang sudah akan memasuki toko boneka itu. Nina melihat-lihat boneka yang tersusun penuh dan juga rapi itu, Dito menghampiri Nina.

" Hmm, bantu aku pilih boneka dong. Kamu kan cewek aku gak ngerti."

" Gue gak suka boneka. Minta tolong pelayanannya aja."

" Bantu pilihin pokoknya, gak mau tau." Kata Dito seperti anak kecil.

Nina memutar bola matanya dengan malas, ia mengambil sembarang boneka " Nih, pas buat sahabat Lo." Kata Nina sambil menyodorkan boneka ular bewarna hitam.

Dito tertawa " gila, kalo cemburu bilang dong, mbak? Masa iya kasih sahabat cewek boneka serem gini."

" Kan cuma sahabat. Ah tau ah gue pusing Lo pilih sendiri aja. Dan jangan ikuti gue." Kata Nina sambil berjalan ke arah rak tempat boneka panda terduduk dengan manisnya.

Dito diam tersenyum kecut, tapi hatinya berbunga "apa dia cemburu yah?" Dito langsung menggelengkan kepalanya lalu berjalan kearah rak boneka yang berlawanan.

Sementara Nina sudah memegang satu boneka panda dan satu boneka koala di kedua tangannya. Ia sangat suka panda dan koala. Karena menurutnya hewan itu seperti dirinya, manis tapi bisa mematikan.

Nina melihat kedua boneka secara bergantian.

" Cute semua, aku mau kalian berdua ada di kamarku malam ini." Ucap Nina sambil menghadap kedua boneka yang tengah ia sandingkan.

Setelah itu ia melihat isi dompetnya " Tapi uangku gak cukup buat beli kalian berdua. Beli satu aku gak mau, gak beli sama sekali juga gak mau. Hmm,kenapa sih cowok gila itu ajak aku kesini, kan gini jadinya." Ucap Nina sambil cemberut.

Buper CintaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang