Hallo Readersku tercinta, apakabar kalian? masih ingat dengan FF ini ? maafkan kalau updatenya lama semoga kalian tidak lupa dengan jalan ceritanya yah gais, karena kemarin aku sempat sibuk dan mau ngetik udah keburu capek juga. Terima kasih juga buat kalian yang sudah setia menunggu yaa gais. Thanks a lot. Kalau kalian masih mau membaca silakan :") nggak juga gapapa mungkin kalian sudah lupa sama jalan ceritanya atau udah bosen nunggu maafkan gais :')
maafkan juga untuk kali ini aku tunda dulu untuk double updatenya ya gais karena aku masih agak sibuk , jadi agak susah untuk mengatur waktu pengetikannya dan kesibukanku. maafkan gais :') karena aku gabisa double update, aku adengannya menjadi lebih panjang untuk chapter ini. maaf jika aku mengecewakan kalian gais :')
HAPPY READING!!!!!!
######################
"dengar Haechannie~ kalau suatu saat nanti aku akan membuatmu jatuh cinta pada hyungmu sendiri bagaimana? ....."
" ...... haruskah kita bermain dalam hubungan kita sebagai kakak adik?" tanya Mark yang kini menyeringai dan menyentuh hidung Haechan.
"Mark! Haechan! Get in the car baby!" Taeyong berteriak dari kejauhan ketika mereka akan naik dan meninggalkan gedung pesta pernikahan Yuta.
"COMING PAPA!!!!!" Mark berteriak dan segera berlari, diikuti oleh Haechan yang kini juga mengekorinya hingga keduanya masuk kedalam mobil.
#####################
SEOUL_23.45KST
David telah tertidur di kasurnya dan terdengar dengkuran halus disana, pertanda ia sudah kelelahan. Haechan baru saja memejamkan matanya dalam posisi menyampingkan tubuhnya dan ia merasa seluruh tubuhnya ingin remuk setelah seharian ia tidak istirahat. Namun ketika ia akan terbawa ke alam mimpi. ia merasakan kasurnya berat dan ada seseorang di kini tidur dihadapannya.
Haechan penasaran dan akhirnya mencoba mengangkat kelopak matanya.
"Mark hyung? Kenapa kau disini? kasurmu diatas bukan disini" ucap Haechan ketika ia mendapati Mark tengah tidur menghadap dirinya dan tengah tersenyum.
"Kau tidak tahu? Kalau setiap malam aku selalu seperti ini ketika kau sudah terlelap. aku pikir kau sudah tertidur tadi uhm" ucap Mark lembut yang kini menyingkap anak rambut yang menutupi wajah Haechan.
"Kau tidak ada kerjaan atau kau bosan karena tidak bisa tidur hyung?" tanya Haechan yang kini hanya menatap Mark yang masih tersenyum dan menatapnya.
"Bukan. karena aku hanya bisa tidur didekatnya Haechan Lee seorang. Mungkin terdengar aneh tapi itu yang aku rasakan. Dan --"
"Kau memiliki Renjun, hyung. Sedalam apapun perasaanmu padaku, ingatlah bahwa kita adalah saudara terlebih kita adalah saudara kandung hyung. Aku bahkan memiliki feeling daddy akan mendekatkanmu dengannya hyung" ucap Haechan yang kini menggosok kelopak matanya dan menguap. Dan sejenak memejamkan matanya.
"Haechan Lee" panggil Mark sejenak yang dirasa Haechan, Mark semakin mendekat dan merapat dengan dirinya.
KAMU SEDANG MEMBACA
The Boss [JaeYong] [THE END]
Romansa[21+] MPREG! EROTIC ROMANCE [SOME STORY ARE PRIVATE] Rasanya aku ingin petir dan hujan selalu datang, agar aku bisa selalu memelukmu. Karena dengan memelukmu aku merasa aman -Jaehyun- Aku ingin menghabiskan waktuku bersamamu, tapi seperti akan ada...
![The Boss [JaeYong] [THE END]](https://img.wattpad.com/cover/142111202-64-k260666.jpg)